Senin, 21 September 2026

PENDIDIKAN AGMA ISLAM V

 

ASMAUL HUSNA

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

 

Nama Guru

:

Rahmawati Handayani, M.Pd.I

Mata Pelajaran

:

Pendidikan Agama Islam

Hari / Tanggal

:

Selasa, 22 September 2026

Fase / Kelas

:

C / V (Lima)

Materi

:

LATIHAN SOAL ASMAUL HUSNA (AL-QAWIYYU, AL-QAYYUM, AL-MUHYI, AL-MUMIT, DAN AL-BA'ITS)

1. Capaian Pembelajaran (CP)

Elemen: Akidah – Fase C (Kelas V dan VI)

Peserta didik memahami makna Asmaul Husna Al-Qawiyyu, Al-Qayyum, Al-Muhyi, Al-Mumit, dan Al-Ba'its sebagai nama-nama Allah Swt. yang menunjukkan kekuatan, ketergantungan makhluk kepada-Nya, kehidupan, kematian, dan kebangkitan di hari akhir. Peserta didik mampu meneladani sifat-sifat tersebut dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap kuat, tawakal, menjaga kehidupan, serta meyakini adanya hari pembalasan.

2. Mengenal Lima Asmaul Husna

Lafal

Nama

Arti

Penjelasan Singkat

القوي

Al-Qawiyyu

Yang Maha Kuat

Allah memiliki kekuatan yang tidak terbatas, tidak pernah lemah dan tidak pernah lelah dalam mengurus seluruh makhluk-Nya.

القيوم

Al-Qayyum

Yang Maha Berdiri Sendiri (Mengurus Makhluk-Nya)

Allah tidak bergantung pada siapa pun, sedangkan seluruh makhluk bergantung sepenuhnya kepada-Nya.

المحيي

Al-Muhyi

Yang Maha Menghidupkan

Allah memberikan kehidupan kepada setiap makhluk, mulai dari manusia, hewan, hingga tumbuhan.

المميت

Al-Mumit

Yang Maha Mematikan

Allah menentukan kematian bagi setiap makhluk yang bernyawa pada waktu yang telah ditetapkan-Nya.

الباعث

Al-Ba'its

Yang Maha Membangkitkan

Allah akan membangkitkan seluruh manusia dari alam kubur pada hari kiamat untuk mempertanggungjawabkan amalnya.

3. Tujuan Pembelajaran

🎯

TP UMUM

Peserta didik dapat menjelaskan makna Asmaul Husna Al-Qawiyyu, Al-Qayyum, Al-Muhyi, Al-Mumit, dan Al-Ba'its beserta dalil atau bukti sederhananya dalam kehidupan.

💬

MEANINGFUL

Melalui pengamatan terhadap makhluk hidup dan peristiwa di sekitarnya, peserta didik mampu menghubungkan lima Asmaul Husna tersebut dengan bukti kekuasaan Allah dalam kehidupan, kematian, dan kebangkitan.

📢

MEANINGFUL

Peserta didik mampu menceritakan contoh sikap sehari-hari yang mencerminkan sifat kuat (Al-Qawiyyu) dan sikap bertawakal karena meyakini Al-Qayyum, baik di rumah maupun di sekolah.

🧘

MINDFUL

Melalui pengamatan terhadap makhluk hidup di sekitarnya, peserta didik mampu mengidentifikasi tanda-tanda kekuasaan Allah sebagai Al-Muhyi dan Al-Mumit dalam siklus kehidupan.

🔍

MINDFUL

Peserta didik mampu memeriksa kembali keyakinannya akan adanya hari kebangkitan (Al-Ba'its) sehingga terdorong untuk memperbaiki sikap dan amal perbuatannya.

😄

JOYFUL

Melalui permainan kartu Asmaul Husna atau kuis kelompok, peserta didik mampu menyebutkan arti dan menjodohkan lima Asmaul Husna dengan gembira dan penuh semangat.

4. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Alur pencapaian tujuan pembelajaran, dimulai dari kesadaran mengamati (mindful), pemahaman makna (TP umum), pemaknaan dalam kehidupan (meaningful), penerapan yang menyenangkan (joyful), hingga penilaian pemahaman:

Kode

Unsur

Alur Tujuan Pembelajaran

3.1

MINDFUL

Peserta didik mengamati makhluk hidup dan peristiwa di sekitarnya untuk menyadari adanya kekuatan, kehidupan, kematian, dan kebangkitan sebagai kekuasaan Allah.

3.2

TP UMUM

Peserta didik memahami makna dan bukti Al-Qawiyyu, Al-Qayyum, Al-Muhyi, Al-Mumit, dan Al-Ba'its. ← inti materi

3.3

MEANINGFUL

Peserta didik menjelaskan hubungan lima Asmaul Husna tersebut dengan kehidupan, kematian, dan hari kebangkitan.

3.4

MEANINGFUL

Peserta didik menceritakan contoh perilaku meneladani sifat kuat dan sikap tawakal dalam kehidupan sehari-hari di rumah dan sekolah.

3.5

MINDFUL

Peserta didik memeriksa kembali keyakinan dan sikapnya terhadap adanya hari kebangkitan (Al-Ba'its).

3.6

JOYFUL

Peserta didik menyebutkan dan menjodohkan arti lima Asmaul Husna melalui permainan/kuis kelompok dengan gembira.

3.7

PENILAIAN

Peserta didik mengerjakan latihan soal pilihan ganda dan isian untuk mengukur pemahaman terhadap materi Asmaul Husna.

5. Model & Metode Pembelajaran

Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) berbasis reflektif dan kontekstual, memadukan unsur mindful, meaningful, dan joyful.

🔍

Discovery Learning

peserta didik menemukan sendiri makna lima Asmaul Husna melalui pengamatan makhluk hidup dan peristiwa di sekitarnya.

🧑‍🏫

Kisah/Keteladanan

guru menyampaikan kisah teladan tentang kekuatan, tawakal, dan kesadaran akan hari kebangkitan.

💬

Tanya Jawab & Diskusi Kelompok

peserta didik mendiskusikan contoh sikap yang mencerminkan Al-Qawiyyu, Al-Qayyum, Al-Muhyi, Al-Mumit, dan Al-Ba'its.

🎲

Permainan Kartu Asmaul Husna

peserta didik menjodohkan lafal, lambang, dan arti Asmaul Husna untuk mendukung unsur joyful.

📝

Penilaian Harian (PH)

latihan soal pilihan ganda dan isian untuk mengukur pemahaman materi Asmaul Husna.

A. Latihan Soal Pilihan Ganda (10 Soal)

1. Al-Qawiyyu artinya Allah Maha ....

A. Kuat

B. Pengasih

C. Pengampun

D. Mendengar

2. Asmaul Husna yang berarti "Yang Maha Berdiri Sendiri dan mengurus seluruh makhluk-Nya" adalah ....

A. Al-Qawiyyu

B. Al-Qayyum

C. Al-Muhyi

D. Al-Ba'its

3. Tumbuhnya biji menjadi tanaman dan lahirnya makhluk hidup merupakan bukti Allah bersifat ....

A. Al-Mumit

B. Al-Qayyum

C. Al-Muhyi

D. Al-Qawiyyu

4. Al-Mumit berarti Allah Maha ....

A. Menghidupkan

B. Mematikan

C. Membangkitkan

D. Menguatkan

5. Asmaul Husna yang menunjukkan bahwa Allah akan membangkitkan manusia dari alam kubur pada hari kiamat adalah ....

A. Al-Ba'its

B. Al-Qayyum

C. Al-Mumit

D. Al-Qawiyyu

6. Contoh perilaku yang mencerminkan sifat Al-Qawiyyu dalam kehidupan sehari-hari adalah ....

A. Mudah menyerah saat menghadapi kesulitan

B. Rajin berolahraga dan tidak mudah putus asa

C. Malas belajar

D. Bergantung sepenuhnya pada orang lain

7. Setiap makhluk yang bernyawa pasti akan mengalami kematian karena Allah bersifat ....

A. Al-Muhyi

B. Al-Mumit

C. Al-Qayyum

D. Al-Ba'its

8. Salah satu cara meneladani sifat Al-Qayyum dalam kehidupan sehari-hari adalah ....

A. Bergantung penuh kepada manusia

B. Rajin berdoa dan bertawakal kepada Allah

C. Tidak peduli terhadap orang lain

D. Meninggalkan salat

9. Keyakinan bahwa manusia akan dibangkitkan kembali setelah mati untuk mempertanggungjawabkan amalnya berkaitan dengan Asmaul Husna ....

A. Al-Qawiyyu

B. Al-Muhyi

C. Al-Mumit

D. Al-Ba'its

10. Berikut ini yang bukan termasuk lima Asmaul Husna yang dipelajari (Al-Qawiyyu, Al-Qayyum, Al-Muhyi, Al-Mumit, Al-Ba'its) adalah ....

A. Al-Muhyi

B. Al-Qayyum

C. Ar-Rahman

D. Al-Ba'its


B. Latihan Soal Isian (5 Soal)

1. Al-Qawiyyu artinya Allah Maha ....

2. Lawan dari sifat Al-Muhyi (Yang Maha Menghidupkan) adalah ....

3. Asmaul Husna yang berarti "Yang Maha Membangkitkan" adalah ....

4. Karena Allah bersifat Al-Qayyum, maka manusia sebagai makhluk yang lemah hendaknya selalu ... kepada Allah.

5. Peristiwa dibangkitkannya manusia dari alam kubur menuju alam akhirat disebut hari ....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar