|
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ
الرَّحِيمِ MENELADANI PERJUANGAN RASULULLAH SAW PERISTIWA FATHU MAKKAH PENDIDIKAN
AGAMA ISLAM • FASE C • KELAS V |
SABAR •
TEGUH • PEMAAF
• BIJAKSANA
IDENTITAS
|
Nama Guru |
:
Rahmawati Handayani, M.Pd.I |
|
Mapel |
:
Pendidikan Agama Islam |
|
Hari / Tanggal |
:
Senin / 2 November 2026 |
|
Fase / Kelas |
:
C / V |
|
Materi |
:
Meneladani Perjuangan Rasulullah SAW (Peristiwa Fathu Makkah) |
|
Pertemuan |
:
17 |
1. Capaian Pembelajaran (CP)
Elemen: Sejarah Peradaban Islam
Rumusan operasional pembelajaran: Peserta didik memahami
peristiwa penting dalam sejarah perjuangan Rasulullah SAW, khususnya Fathu
Makkah, mampu menjelaskan latar belakang, proses, dan hikmahnya, serta
menunjukkan perilaku yang mencerminkan keteladanan Rasulullah SAW dalam
kehidupan sehari-hari.
Catatan: Rumusan ini merupakan penjabaran untuk kegiatan
pembelajaran. Guru dapat menyelaraskannya dengan redaksi CP yang digunakan
dalam dokumen kurikulum satuan pendidikan.
2. Tujuan Pembelajaran
TP UMUM
Peserta didik mampu menjelaskan peristiwa Fathu Makkah,
mengidentifikasi sebab dan proses terjadinya, serta mengambil hikmah dari sikap
Rasulullah SAW.
MEANINGFUL – Bermakna
1. Peserta didik mampu menghubungkan peristiwa Fathu Makkah dengan
nilai pemaaf, persaudaraan, perdamaian, dan keteguhan iman.
2. Peserta didik mampu memberikan contoh penerapan sikap pemaaf dan menghindari
balas dendam dalam kehidupan di rumah dan sekolah.
MINDFUL – Berkesadaran
1. Peserta didik menyimak kisah Fathu Makkah dengan fokus
dan mengidentifikasi informasi penting secara cermat.
2. Peserta didik merefleksikan perasaan dan pilihan sikap ketika menghadapi
konflik atau perlakuan tidak menyenangkan.
JOYFUL – Menggembirakan
1. Peserta didik menyusun urutan peristiwa Fathu Makkah
melalui kartu kronologi atau diskusi kelompok.
2. Peserta didik menyampaikan hasil pemahaman melalui presentasi, bermain peran
sederhana, atau peta pikiran dengan percaya diri.
3. Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)
Alur pembelajaran bergerak dari kesiapan menyimak (mindful),
memahami inti peristiwa, mengaitkan hikmah dengan kehidupan (meaningful),
hingga menunjukkan pemahaman melalui aktivitas kolaboratif (joyful).
|
Kode |
Tahapan |
Alur Tujuan Pembelajaran |
|
3.1 |
MINDFUL |
Menyimak kisah Fathu Makkah
dengan tenang dan mencatat informasi penting. |
|
3.2 |
TP UMUM |
Menjelaskan pengertian dan waktu
terjadinya Fathu Makkah, yaitu pembebasan Kota Makkah pada tahun 8 Hijriah. |
|
3.3 |
MEANINGFUL |
Mengidentifikasi latar belakang
Fathu Makkah, termasuk pelanggaran Perjanjian Hudaibiyah oleh pihak sekutu
Quraisy terhadap sekutu kaum Muslimin. |
|
3.4 |
MEANINGFUL |
Menguraikan proses masuknya kaum
Muslimin ke Makkah dan sikap Rasulullah SAW yang mengutamakan keselamatan
serta pemaafan. |
|
3.5 |
MINDFUL |
Merefleksikan keteladanan
Rasulullah SAW, seperti rendah hati, pemaaf, bijaksana, dan tidak membalas
dendam. |
|
3.6 |
JOYFUL |
Menyusun kronologi, membuat peta
pikiran, atau mempresentasikan hikmah Fathu Makkah secara berkelompok. |
4. Model dan Metode Pembelajaran
Model: Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) dengan prinsip
mindful, meaningful, dan joyful, melalui pembelajaran berbasis kisah sejarah
dan aktivitas kolaboratif.
·
Storytelling / Kisah Teladan – guru menyampaikan
kisah Fathu Makkah secara runtut dan sesuai sumber pembelajaran.
·
Discovery Learning – peserta didik menemukan
latar belakang, urutan peristiwa, dan hikmah melalui bacaan atau kartu
informasi.
·
Diskusi Kelompok – peserta didik bertukar
pendapat tentang sikap Rasulullah SAW dan penerapannya.
·
Demonstrasi / Bermain Peran Sederhana – peserta
didik memeragakan sikap pemaaf, musyawarah, dan penyelesaian konflik secara
santun; bukan memerankan sosok Nabi.
·
Peta Pikiran / Kartu Kronologi – peserta didik
menyusun informasi penting secara visual.
·
Penugasan – peserta didik mengerjakan latihan
untuk mengukur pemahaman.
5. Pembukaan: Mengenal Kebesaran Allah dan Meneladani Rasulullah SAW
Allah SWT memiliki nama-nama yang mulia. Melalui peristiwa
Fathu Makkah, kita dapat merenungkan nilai-nilai yang mengingatkan manusia pada
kasih sayang, ampunan, dan pertolongan Allah.
|
الْفَتَّاحُ |
|
الْحَلِيمُ |
|
الْغَفُورُ |
Mengenal Peristiwa Fathu Makkah
Fathu Makkah berarti pembebasan Kota Makkah. Peristiwa ini
terjadi pada tahun 8 Hijriah. Salah satu latar belakangnya adalah pelanggaran
Perjanjian Hudaibiyah, ketika Bani Bakr yang bersekutu dengan Quraisy menyerang
Bani Khuza'ah yang bersekutu dengan kaum Muslimin. Peristiwa tersebut mendorong
Rasulullah SAW mengambil langkah untuk menuju Makkah.
Rasulullah SAW memimpin kaum Muslimin menuju Makkah dengan
kekuatan besar. Ketika memasuki kota, beliau mengutamakan keselamatan dan
menghindari pertumpahan darah. Setelah Makkah berada dalam kendali kaum
Muslimin, Rasulullah SAW menunjukkan sikap pemaaf dan memberikan pengampunan
secara luas kepada penduduk Makkah. Peristiwa ini menjadi teladan tentang
kemenangan yang disertai kerendahan hati, kasih sayang, dan perdamaian.
|
💡 Kaitan dengan Materi Hari Ini |
Nilai Keteladanan Rasulullah SAW
·
Teguh memegang prinsip: tetap berpegang pada
kebenaran dan menepati kesepakatan.
·
Bijaksana: memilih tindakan yang mengutamakan
keselamatan dan kemaslahatan.
·
Pemaaf: tidak menjadikan kemenangan sebagai
kesempatan untuk membalas dendam.
·
Rendah hati: tidak sombong ketika memperoleh
keberhasilan.
·
Menjaga persaudaraan: membuka jalan untuk
memperbaiki hubungan dan hidup damai.
Pertanyaan Perenungan
1.
Mengapa Rasulullah SAW memilih sikap pemaaf
ketika berhasil memasuki Kota Makkah?
2.
Apa perbedaan antara menjadi kuat dan membalas
dendam?
3.
Jika teman pernah menyakiti hatimu lalu meminta
maaf, sikap apa yang dapat kamu teladani dari Rasulullah SAW?
4.
Bagaimana cara menjaga persaudaraan dan
perdamaian di kelas setelah terjadi perselisihan?
|
🌟 Pesan Karakter Hari Ini |
6. Video Pembelajaran
Judul / tautan video:
................................................................................................
Guru dapat memasukkan tautan video pembelajaran tentang
Fathu Makkah dari sumber yang tepercaya dan sesuai usia peserta didik.
Petunjuk menyimak:
·
Perhatikan latar belakang terjadinya Fathu
Makkah.
·
Catat urutan peristiwa penting.
·
Amati sikap Rasulullah SAW ketika memasuki Kota
Makkah.
·
Tuliskan dua hikmah yang dapat diterapkan dalam
kehidupan sehari-hari.
7. Ayo Berlatih! (10 Soal Pilihan Ganda)
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat dengan memberi tanda
silang (X) pada huruf A, B, C, atau D.
1. Apa arti Fathu
Makkah?
A. Perang Badar
B. Pembebasan
Kota Makkah
C. Perjalanan ke
Madinah
D. Perjanjian di
Thaif
2. Fathu Makkah terjadi
pada tahun ... Hijriah.
A. 2
B. 5
C. 8
D. 10
3. Salah satu latar
belakang Fathu Makkah adalah ...
A. Pelanggaran
Perjanjian Hudaibiyah
B. Pembangunan
Masjid Nabawi
C. Perjalanan
hijrah ke Habasyah
D. Perang Tabuk
4. Bani Khuza'ah
merupakan sekutu ...
A. Romawi
B. Quraisy
C. kaum Muslimin
D. Persia
5. Bani Bakr yang
bersekutu dengan Quraisy menyerang ...
A. Bani Hasyim
B. Bani Khuza'ah
C. kaum Anshar
D. penduduk Thaif
6. Sikap Rasulullah SAW
ketika memasuki Makkah adalah ...
A. Menyombongkan
kemenangan
B. Mengutamakan
keselamatan dan menghindari pertumpahan darah
C. Membalas semua
perlakuan buruk
D. Memaksa semua
orang membalas dendam
7. Salah satu keteladanan
Rasulullah SAW dalam Fathu Makkah adalah ...
A. Pendendam
B. Sombong
C. Pemaaf
D. Pemarah
8. Ketika berhasil
meraih kemenangan, sikap yang sebaiknya kita tunjukkan adalah ...
A. Rendah hati
dan bersyukur
B. Mengejek yang
kalah
C. Merasa paling
hebat
D. Membalas
kesalahan orang lain
9. Jika teman meminta
maaf setelah melakukan kesalahan, sikap yang sesuai dengan keteladanan
Rasulullah SAW adalah ...
A.
Mempermalukannya
B. Mendiamkannya
selamanya
C. Memaafkan dan
mengingatkan dengan baik
D. Membalas kesalahannya
10. Hikmah penting dari
peristiwa Fathu Makkah adalah ...
A. Kemenangan
harus disertai kesombongan
B. Perdamaian,
pemaafan, dan persaudaraan perlu dijaga
C. Perselisihan
harus diperpanjang
D. Kekuatan
digunakan untuk balas dendam
Kunci Jawaban
1. B • 2. C
• 3. A • 4.
C •
5. B • 6. B
• 7. C • 8.
A •
9. C • 10. B
Catatan guru: Kunci
jawaban dapat dipisahkan atau dihapus sebelum lembar latihan dibagikan kepada
peserta didik.
8. Jejak Pembelajaran Mendalam
Pembelajaran hari ini dirancang dengan pendekatan Deep
Learning yang memuat tiga unsur berikut:
🧘 Mindful (Kesadaran Penuh)
Peserta didik menyimak kisah Fathu Makkah dengan fokus,
mengidentifikasi informasi penting, serta menyadari sikap yang muncul ketika
menghadapi konflik.
🎯 Meaningful (Bermakna)
Peserta didik menghubungkan keteladanan Rasulullah
SAW—pemaaf, bijaksana, rendah hati, dan menjaga perdamaian—dengan pengalaman
nyata di rumah, sekolah, dan lingkungan pertemanan.
😄 Joyful (Menyenangkan)
Peserta didik belajar melalui kartu kronologi, diskusi
kelompok, peta pikiran, kuis, atau presentasi singkat dalam suasana yang aman,
aktif, dan menggembirakan.
9. Kesimpulan dan Refleksi
Fathu Makkah merupakan peristiwa pembebasan Kota Makkah yang
terjadi pada tahun 8 Hijriah. Peristiwa ini mengajarkan keteguhan,
kebijaksanaan, pemaafan, kerendahan hati, dan pentingnya menjaga perdamaian.
Rasulullah SAW menunjukkan bahwa kemenangan tidak harus diikuti kesombongan
atau balas dendam.
|
🌟 Hasil Pembelajaran |
Refleksi Peserta Didik
·
Hal baru yang saya pelajari hari ini adalah
........................................................................
·
Sikap Rasulullah SAW yang ingin saya teladani
adalah ........................................................
·
Satu tindakan nyata yang akan saya lakukan untuk
menjaga perdamaian adalah ....................