Senin, 17 Agustus 2026

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM V

 



ASMAUL HUSNA: AL-QAWIYYU DAN AL-QAYYUM


Nama Guru: Rahmawati Handayani, M.Pd.I
Hari/Tanggal: Selasa / 18 Agustus 2026
Fase/Kelas: C / V
Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Islam
Materi: Asmaul Husna (Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum)
Pertemuan: 2


🌸 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Anak-anak hebat, sebelum memulai pembelajaran hari ini, mari kita sejenak memperhatikan berbagai hal yang ada di sekitar kita. Pernahkah kalian melihat matahari yang terus bersinar, tumbuhan yang tumbuh, air yang mengalir, atau tubuh kita yang dapat bergerak dan melakukan berbagai aktivitas?

Semua itu menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Allah Swt. Tidak ada satu pun makhluk yang mampu menciptakan dan memelihara kehidupan dengan kekuatannya sendiri. Allah Swt. memiliki nama-nama yang indah yang disebut Asmaul Husna.

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar bahwa Surah Al-Ma'un mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama, suka menolong, dan tidak mengabaikan orang yang membutuhkan. Untuk melakukan kebaikan tersebut, kita membutuhkan kekuatan, keteguhan hati, dan kesadaran bahwa semua kemampuan yang kita miliki merupakan karunia dari Allah Swt.

Nah, hari ini kita akan mengenal lebih dekat dua Asmaul Husna, yaitu Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.

💡 Mengapa Kita Perlu Mengenal Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum?

Allah Swt. mampu menciptakan, mengatur, dan memelihara seluruh kehidupan karena Allah memiliki kekuatan yang sempurna. Allah adalah Al-Qawiyyu, Yang Maha Kuat, dan Al-Qayyum, Yang Maha Menegakkan dan Maha Memelihara.

Sebagai manusia, kita sebenarnya adalah makhluk yang lemah dan selalu membutuhkan pertolongan Allah. Karena itu, ketika menghadapi kesulitan, kita tidak boleh mudah menyerah. Kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh, berdoa, dan bertawakal kepada Allah.

Begitu juga ketika mendapatkan kesehatan, keluarga, teman, kesempatan belajar, dan berbagai nikmat lainnya. Kita perlu menyadari bahwa semua itu merupakan bentuk pemeliharaan Allah. Karena itu, kita harus bersyukur, menjaga diri, menjaga lingkungan, menyayangi makhluk hidup, dan melaksanakan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

Dengan memahami Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum, kita tidak hanya mengetahui arti sebuah nama Allah, tetapi juga belajar bagaimana menghadirkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.


🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan arti Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum dengan benar.
  2. Menjelaskan makna Allah Swt. sebagai Yang Maha Kuat serta Maha Menegakkan dan Maha Memelihara.
  3. Menyebutkan contoh perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.
  4. Menghubungkan makna Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum dengan kehidupan sehari-hari.
  5. Menunjukkan sikap bersungguh-sungguh, tidak mudah menyerah, bersyukur, bertanggung jawab, dan bertawakal kepada Allah Swt.

🌱 Mindful – Kesadaran

Peserta didik menyadari bahwa Allah Swt. adalah Zat Yang Maha Kuat dan selalu memelihara seluruh makhluk-Nya. Kesadaran ini mendorong kita untuk selalu mengingat Allah dalam setiap keadaan.

💡 Meaningful – Bermakna

Peserta didik mampu menghubungkan makna Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum dengan pengalaman yang mereka alami, seperti ketika menghadapi kesulitan belajar, menjaga kesehatan, menyelesaikan tugas, membantu orang lain, dan menjaga lingkungan.

😊 Joyful – Menyenangkan

Pembelajaran dilakukan melalui tanya jawab, pengamatan gambar atau video, diskusi, kuis, latihan, dan refleksi sehingga peserta didik dapat belajar dengan aktif, nyaman, dan menyenangkan.


📚 ALUR PEMBELAJARAN

1. Pembukaan

  • Guru memberi salam dan mengajak peserta didik berdoa.
  • Guru mengecek kesiapan belajar peserta didik.
  • Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya.
  • Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan pembelajaran sebelumnya dengan materi Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.

2. Mengamati

Peserta didik mengamati gambar atau video tentang kebesaran Allah Swt. dan berbagai ciptaan-Nya.

Peserta didik kemudian menjawab pertanyaan sederhana:

"Apa yang kalian lihat? Siapa yang menciptakan dan memelihara semua itu?"

3. Memahami

Guru menjelaskan arti dan makna Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.

Peserta didik menyimak contoh perilaku yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

4. Berdiskusi

Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menemukan contoh perilaku yang mencerminkan Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.

Hasil diskusi kemudian disampaikan secara sederhana di depan kelas.

5. Berlatih

Peserta didik mengerjakan tugas dan latihan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman terhadap materi.

Guru memberikan penguatan dan meluruskan pemahaman yang masih kurang tepat.

6. Refleksi

Peserta didik menjawab pertanyaan refleksi:

"Setelah belajar Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum, sikap baik apa yang ingin saya biasakan mulai hari ini?"

7. Penutup

Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran.

Guru memberikan motivasi agar peserta didik selalu berusaha, tidak mudah menyerah, bersyukur, dan bertawakal kepada Allah Swt.

Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.


🌟 MATERI PEMBELAJARAN

A. Al-Qawiyyu – Allah Yang Maha Kuat

Al-Qawiyyu berarti Allah Yang Maha Kuat.

Kekuatan Allah Swt. sempurna dan tidak terbatas. Allah tidak membutuhkan bantuan siapa pun, sedangkan seluruh makhluk membutuhkan pertolongan-Nya.

Allah Swt. menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya dengan kekuasaan-Nya. Tidak ada sesuatu pun yang mampu menyamai kekuatan Allah.

Sebagai manusia, kita memang memiliki keterbatasan. Namun, kita dapat menggunakan kekuatan dan kemampuan yang Allah berikan untuk melakukan kebaikan.

Misalnya, ketika mengalami kesulitan dalam belajar, kita tidak langsung menyerah. Kita berusaha memahami materi, bertanya kepada guru, belajar kembali, berdoa, dan memohon pertolongan Allah.

🌱 Contoh perilaku yang mencerminkan Al-Qawiyyu:

  • Bersungguh-sungguh dalam belajar.
  • Tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
  • Berani melakukan kebaikan.
  • Berani membela kebenaran dengan cara yang baik.
  • Menggunakan tenaga dan kemampuan untuk membantu orang lain.
  • Berdoa dan memohon pertolongan Allah ketika menghadapi kesulitan.

B. Al-Qayyum – Allah Yang Maha Menegakkan dan Maha Memelihara

Al-Qayyum berarti Allah Yang Maha Menegakkan dan Maha Memelihara.

Allah Swt. berdiri sendiri dan tidak membutuhkan bantuan siapa pun. Sebaliknya, seluruh makhluk membutuhkan Allah untuk dapat hidup dan menjalani kehidupannya.

Allah memelihara manusia, hewan, tumbuhan, dan seluruh alam semesta. Setiap hari kita mendapatkan banyak nikmat dari Allah, seperti kesehatan, makanan, udara, keluarga, teman, dan kesempatan untuk belajar.

Karena Allah selalu memelihara kita, sudah seharusnya kita bersyukur dan menjaga apa yang telah Allah titipkan.

Menjaga kesehatan, membuang sampah pada tempatnya, merawat tumbuhan, menyayangi hewan, melaksanakan tugas, dan membantu sesama merupakan bentuk rasa syukur atas pemeliharaan Allah.

🌱 Contoh perilaku yang mencerminkan Al-Qayyum:

  • Menjaga kesehatan dan kebersihan diri.
  • Menjaga kebersihan lingkungan.
  • Merawat tumbuhan dan menyayangi hewan.
  • Bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah.
  • Bertanggung jawab terhadap tugas.
  • Menjaga barang dan fasilitas yang telah diberikan.
  • Berusaha dengan sungguh-sungguh kemudian bertawakal kepada Allah.
VIDEO PEMBELAJARAN


🌿 TUGAS PEMBELAJARAN

Asmaul Husna: Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum

Nama: ........................................................
Kelas: ........................................................
Tanggal: ......................................................

🧩 Tugas 1 – Cari Pasangannya!

Hubungkan pernyataan di sebelah kiri dengan jawaban yang paling tepat di sebelah kanan.

A. Pernyataan

  1. Allah Swt. memiliki kekuatan yang sempurna.
  2. Allah Swt. selalu menjaga dan mengatur seluruh makhluk-Nya.
  3. Tetap berusaha walaupun menghadapi kesulitan.
  4. Mengucapkan hamdalah ketika mendapatkan nikmat.
  5. Menyerahkan hasil usaha kepada Allah Swt.

B. Pilihan Jawaban

a. Bersyukur
b. Al-Qayyum
c. Tawakal
d. Al-Qawiyyu
e. Tidak mudah menyerah

Jawaban:

  1. ............
  2. ............
  3. ............
  4. ............
  5. ............

🔍 Tugas 2 – Detektif Sikap

Bacalah situasi berikut, kemudian tentukan sikap yang tepat dan Asmaul Husna yang berkaitan.

1. Raka belum berhasil menyelesaikan soal matematika. Ia tidak langsung menyerah, tetapi mencoba kembali dan bertanya kepada guru.

Sikap Raka: ........................................................
Berkaitan dengan: ....................................................

2. Siti mendapat makanan dari ibunya. Sebelum makan, ia mengucapkan doa dan bersyukur atas makanan tersebut.

Sikap Siti: .............................................................
Berkaitan dengan: ....................................................

3. Dimas dipercaya menjadi ketua kelompok. Ia melaksanakan tugasnya dengan sungguh-sungguh dan menyelesaikan tanggung jawabnya.

Sikap Dimas: ........................................................
Berkaitan dengan: ....................................................


🧠 Tugas 3 – Lengkapi Ceritanya!

Lengkapilah cerita berikut dengan kata yang tepat.

Kata pilihan:
Al-Qawiyyu – Al-Qayyum – berusaha – bersyukur – bertawakal

Ketika mendapat kesulitan, kita tidak boleh mudah menyerah. Kita harus terus .................... dan meminta pertolongan kepada Allah Swt. Hal ini mengingatkan kita kepada Asmaul Husna ...................., yang berarti Allah Swt. Yang Maha Kuat.

Allah Swt. juga selalu memelihara dan mengatur seluruh makhluk-Nya. Hal ini sesuai dengan makna .................... . Setelah berusaha dengan sungguh-sungguh, kita harus .................... kepada Allah Swt. dan tetap .................... atas segala ketentuan-Nya.


🎯 Tugas 4 – Pilih Sikap Terbaik

Berilah tanda pada sikap yang sesuai dengan pengamalan Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.


No.

Sikap

1

Menyerah ketika tugas terasa sulit.

2

Tetap berusaha meskipun mengalami kegagalan.

3

Mengeluh ketika mendapatkan nikmat.

4

Bersyukur atas apa yang diberikan Allah Swt.

5

Menyelesaikan tugas dengan penuh tanggung jawab.

6

Berdoa dan bertawakal setelah berusaha.

7

Menyalahkan orang lain ketika mengalami kesulitan.

8

Membantu teman yang sedang mengalami kesulitan.


Pilih satu jawaban yang kamu beri tanda ✓, kemudian jelaskan mengapa sikap tersebut baik dilakukan!

............................................................................................
............................................................................................


🌿 Kesimpulan Materi

Al-Qawiyyu berarti Allah Swt. Yang Maha Kuat. Kekuatan Allah Swt. sempurna dan tidak terbatas. Tidak ada satu pun makhluk yang mampu menyamai kekuatan-Nya. Dengan memahami Al-Qawiyyu, kita belajar untuk tidak mudah menyerah, selalu bersungguh-sungguh dalam berusaha, dan memohon pertolongan kepada Allah Swt.

Al-Qayyum berarti Allah Swt. Yang Maha Menegakkan dan Maha Memelihara. Allah Swt. senantiasa memelihara, mengatur, dan menjaga seluruh makhluk-Nya. Semua makhluk membutuhkan pertolongan dan pemeliharaan Allah Swt., sedangkan Allah Swt. tidak membutuhkan siapa pun.

Dengan mengenal Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum, kita dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari dengan cara bersungguh-sungguh, tidak mudah menyerah, bertanggung jawab, bersyukur, membantu sesama, dan bertawakal kepada Allah Swt. Kita harus selalu berusaha sebaik mungkin, kemudian menyerahkan hasilnya kepada Allah Swt. dengan penuh keyakinan.

Kamis, 13 Agustus 2026

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM V

 



🌿 PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

ASMAUL HUSNA: AL-QAWIYYU DAN AL-QAYYUM

Nama Guru: Rahmawati Handayani, M.Pd.I
Hari/Tanggal: Jum'at, 14 Agustus 2026
Fase/Kelas: C / V
Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Islam
Materi: Asmaul Husna (Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum)
Pertemuan: 2

🌸 Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Anak-anak hebat, sebelum memulai pembelajaran hari ini, mari kita sejenak memperhatikan berbagai hal yang ada di sekitar kita. Pernahkah kalian melihat matahari yang terus bersinar, tumbuhan yang tumbuh, air yang mengalir, atau tubuh kita yang dapat bergerak dan melakukan berbagai aktivitas?

Semua itu menunjukkan kebesaran dan kekuasaan Allah Swt. Tidak ada satu pun makhluk yang mampu menciptakan dan memelihara kehidupan dengan kekuatannya sendiri. Allah Swt. memiliki nama-nama yang indah yang disebut Asmaul Husna.

Pada pembelajaran sebelumnya, kita telah belajar bahwa Surah Al-Ma'un mengajarkan kita untuk peduli kepada sesama, suka menolong, dan tidak mengabaikan orang yang membutuhkan. Untuk melakukan kebaikan tersebut, kita membutuhkan kekuatan, keteguhan hati, dan kesadaran bahwa semua kemampuan yang kita miliki merupakan karunia dari Allah Swt.

Nah, hari ini kita akan mengenal lebih dekat dua Asmaul Husna, yaitu Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.

💡 Mengapa Kita Perlu Mengenal Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum?

Allah Swt. mampu menciptakan, mengatur, dan memelihara seluruh kehidupan karena Allah memiliki kekuatan yang sempurna. Allah adalah Al-Qawiyyu, Yang Maha Kuat, dan Al-Qayyum, Yang Maha Menegakkan dan Maha Memelihara.

Sebagai manusia, kita sebenarnya adalah makhluk yang lemah dan selalu membutuhkan pertolongan Allah. Karena itu, ketika menghadapi kesulitan, kita tidak boleh mudah menyerah. Kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh, berdoa, dan bertawakal kepada Allah.

Begitu juga ketika mendapatkan kesehatan, keluarga, teman, kesempatan belajar, dan berbagai nikmat lainnya. Kita perlu menyadari bahwa semua itu merupakan bentuk pemeliharaan Allah. Karena itu, kita harus bersyukur, menjaga diri, menjaga lingkungan, menyayangi makhluk hidup, dan melaksanakan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya.

Dengan memahami Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum, kita tidak hanya mengetahui arti sebuah nama Allah, tetapi juga belajar bagaimana menghadirkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.


🎯 TUJUAN PEMBELAJARAN

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan arti Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum dengan benar.
  2. Menjelaskan makna Allah Swt. sebagai Yang Maha Kuat serta Maha Menegakkan dan Maha Memelihara.
  3. Menyebutkan contoh perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.
  4. Menghubungkan makna Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum dengan kehidupan sehari-hari.
  5. Menunjukkan sikap bersungguh-sungguh, tidak mudah menyerah, bersyukur, bertanggung jawab, dan bertawakal kepada Allah Swt.

🌱 Mindful – Kesadaran

Peserta didik menyadari bahwa Allah Swt. adalah Zat Yang Maha Kuat dan selalu memelihara seluruh makhluk-Nya. Kesadaran ini mendorong kita untuk selalu mengingat Allah dalam setiap keadaan.

💡 Meaningful – Bermakna

Peserta didik mampu menghubungkan makna Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum dengan pengalaman yang mereka alami, seperti ketika menghadapi kesulitan belajar, menjaga kesehatan, menyelesaikan tugas, membantu orang lain, dan menjaga lingkungan.

😊 Joyful – Menyenangkan

Pembelajaran dilakukan melalui tanya jawab, pengamatan gambar atau video, diskusi, kuis, latihan, dan refleksi sehingga peserta didik dapat belajar dengan aktif, nyaman, dan menyenangkan.


📚 ALUR PEMBELAJARAN

1. Pembukaan

  • Guru memberi salam dan mengajak peserta didik berdoa.
  • Guru mengecek kesiapan belajar peserta didik.
  • Guru mengajak peserta didik mengingat kembali materi sebelumnya.
  • Guru melakukan apersepsi dengan mengaitkan pembelajaran sebelumnya dengan materi Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.

2. Mengamati

Peserta didik mengamati gambar atau video tentang kebesaran Allah Swt. dan berbagai ciptaan-Nya.

Peserta didik kemudian menjawab pertanyaan sederhana:

"Apa yang kalian lihat? Siapa yang menciptakan dan memelihara semua itu?"

3. Memahami

Guru menjelaskan arti dan makna Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.

Peserta didik menyimak contoh perilaku yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

4. Berdiskusi

Peserta didik berdiskusi dalam kelompok untuk menemukan contoh perilaku yang mencerminkan Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.

Hasil diskusi kemudian disampaikan secara sederhana di depan kelas.

5. Berlatih

Peserta didik mengerjakan tugas dan latihan untuk mengetahui sejauh mana pemahaman terhadap materi.

Guru memberikan penguatan dan meluruskan pemahaman yang masih kurang tepat.

6. Refleksi

Peserta didik menjawab pertanyaan refleksi:

"Setelah belajar Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum, sikap baik apa yang ingin saya biasakan mulai hari ini?"

7. Penutup

Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran.

Guru memberikan motivasi agar peserta didik selalu berusaha, tidak mudah menyerah, bersyukur, dan bertawakal kepada Allah Swt.

Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.


🌟 MATERI PEMBELAJARAN

A. Al-Qawiyyu – Allah Yang Maha Kuat

Al-Qawiyyu berarti Allah Yang Maha Kuat.

Kekuatan Allah Swt. sempurna dan tidak terbatas. Allah tidak membutuhkan bantuan siapa pun, sedangkan seluruh makhluk membutuhkan pertolongan-Nya.

Allah Swt. menciptakan alam semesta beserta seluruh isinya dengan kekuasaan-Nya. Tidak ada sesuatu pun yang mampu menyamai kekuatan Allah.

Sebagai manusia, kita memang memiliki keterbatasan. Namun, kita dapat menggunakan kekuatan dan kemampuan yang Allah berikan untuk melakukan kebaikan.

Misalnya, ketika mengalami kesulitan dalam belajar, kita tidak langsung menyerah. Kita berusaha memahami materi, bertanya kepada guru, belajar kembali, berdoa, dan memohon pertolongan Allah.

🌱 Contoh perilaku yang mencerminkan Al-Qawiyyu:

  • Bersungguh-sungguh dalam belajar.
  • Tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
  • Berani melakukan kebaikan.
  • Berani membela kebenaran dengan cara yang baik.
  • Menggunakan tenaga dan kemampuan untuk membantu orang lain.
  • Berdoa dan memohon pertolongan Allah ketika menghadapi kesulitan.

B. Al-Qayyum – Allah Yang Maha Menegakkan dan Maha Memelihara

Al-Qayyum berarti Allah Yang Maha Menegakkan dan Maha Memelihara.

Allah Swt. berdiri sendiri dan tidak membutuhkan bantuan siapa pun. Sebaliknya, seluruh makhluk membutuhkan Allah untuk dapat hidup dan menjalani kehidupannya.

Allah memelihara manusia, hewan, tumbuhan, dan seluruh alam semesta. Setiap hari kita mendapatkan banyak nikmat dari Allah, seperti kesehatan, makanan, udara, keluarga, teman, dan kesempatan untuk belajar.

Karena Allah selalu memelihara kita, sudah seharusnya kita bersyukur dan menjaga apa yang telah Allah titipkan.

Menjaga kesehatan, membuang sampah pada tempatnya, merawat tumbuhan, menyayangi hewan, melaksanakan tugas, dan membantu sesama merupakan bentuk rasa syukur atas pemeliharaan Allah.

🌱 Contoh perilaku yang mencerminkan Al-Qayyum:

  • Menjaga kesehatan dan kebersihan diri.
  • Menjaga kebersihan lingkungan.
  • Merawat tumbuhan dan menyayangi hewan.
  • Bersyukur atas nikmat yang diberikan Allah.
  • Bertanggung jawab terhadap tugas.
  • Menjaga barang dan fasilitas yang telah diberikan.
  • Berusaha dengan sungguh-sungguh kemudian bertawakal kepada Allah.
VIDEO PEMBELAJARAN




📝 TUGAS PEMBELAJARAN

Tugas 1 – Yuk, Pahami!

Jawablah pertanyaan berikut dengan kalimat yang jelas.

  1. Apa arti Al-Qawiyyu?
  2. Apa arti Al-Qayyum?
  3. Mengapa manusia harus menyadari bahwa dirinya membutuhkan pertolongan Allah?
  4. Sebutkan dua contoh perilaku yang mencerminkan Al-Qawiyyu!
  5. Sebutkan dua contoh perilaku yang mencerminkan Al-Qayyum!

Tugas 2 – Yuk, Hubungkan dengan Kehidupan!

Bacalah situasi berikut.

Aisyah mendapatkan tugas yang cukup sulit. Ia sudah mencoba mengerjakannya, tetapi masih belum memahami caranya. Aisyah hampir menyerah. Namun, ia kemudian berdoa, mencoba kembali, bertanya kepada gurunya, dan akhirnya dapat menyelesaikan tugas tersebut.

Jawablah:

  1. Asmaul Husna manakah yang sesuai dengan sikap Aisyah?
  2. Sikap baik apa yang ditunjukkan Aisyah?
  3. Apa yang akan kamu lakukan jika mengalami kesulitan seperti Aisyah?

Tugas 3 – Ayo Temukan Contohnya!

Lengkapilah tabel berikut dengan contoh perilaku yang dapat kamu lakukan di rumah atau di sekolah.

Asmaul HusnaContoh Perilaku
Al-Qawiyyu................................................
Al-Qawiyyu................................................
Al-Qayyum................................................
Al-Qayyum................................................

🌱 Tugas 4 – Aksi Kebaikan Hari Ini

Pilih satu tindakan nyata yang akan kamu lakukan sebagai bentuk pengamalan Al-Qawiyyu atau Al-Qayyum.

Contoh:

  • Saya akan belajar dengan sungguh-sungguh dan tidak mudah menyerah.
  • Saya akan menjaga kebersihan kelas.
  • Saya akan membantu teman yang mengalami kesulitan.
  • Saya akan menjaga kesehatan tubuh.
  • Saya akan merawat tumbuhan di sekitar rumah.

Tindakan yang saya pilih:

....................................................................................

Mengapa saya memilih tindakan tersebut?

....................................................................................


💭 REFLEKSI DIRI

Setelah mempelajari Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum, lengkapilah kalimat berikut:

Hari ini saya belajar bahwa Allah Swt. adalah ................................................................

Sikap yang ingin saya biasakan adalah ................................................................

Ketika menghadapi kesulitan, saya akan ................................................................

Sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah, saya akan ................................................................


🌸 KESIMPULAN

Hari ini kita telah belajar dua Asmaul Husna, yaitu:

🌟 Al-Qawiyyu → Allah Yang Maha Kuat.
🌟 Al-Qayyum → Allah Yang Maha Menegakkan dan Maha Memelihara.

Al-Qawiyyu mengajarkan kita untuk menjadi pribadi yang kuat dalam iman, bersungguh-sungguh dalam belajar, berani melakukan kebaikan, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.

Al-Qayyum mengajarkan kita untuk menyadari bahwa kehidupan kita selalu berada dalam pemeliharaan Allah. Karena itu, kita perlu bersyukur, menjaga diri, menjaga lingkungan, menyayangi makhluk hidup, dan bertanggung jawab terhadap apa yang telah Allah titipkan.

Jadi, mengenal Asmaul Husna bukan hanya tentang mengetahui arti nama-nama Allah, tetapi juga tentang membuktikan keimanan melalui sikap dan perbuatan dalam kehidupan sehari-hari.

Semoga setelah pembelajaran hari ini, kita menjadi anak-anak yang kuat dalam iman, tidak mudah menyerah, selalu bersyukur, bertanggung jawab, dan senantiasa mengandalkan Allah Swt.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.


REFLEKSI HASIL PEMBELAJARAN HARI INI 

Secara umum, pembelajaran sudah berjalan dengan baik. Dari 23 peserta didik, sebanyak 20 siswa (86,96%) telah memahami makna Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum serta mampu menunjukkan contoh perilakunya dalam kehidupan sehari-hari. Sementara itu, sebanyak 3 siswa (13,04%) masih memerlukan penguatan dalam memahami materi secara optimal. Peserta didik yang belum memahami akan diberikan pendampingan melalui penjelasan sederhana, contoh konkret, diskusi, latihan, dan pembiasaan sikap dalam kehidupan sehari-hari.

Rabu, 12 Agustus 2026

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM V

 


🌿 PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

ASMAUL HUSNA: AL-QAWIYYU DAN AL-QAYYUM


Nama Guru : Rahmawati Handayani, M.Pd.I
Hari/Tanggal : Kamis, 13 Agustus 2026
Fase/Kelas : C / Lima
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Materi : Asmaul Husna (Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum)
Pertemuan Ke : 2


Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Anak-anak yang hebat, sebelum memulai pembelajaran hari ini, mari kita mengingat kembali kebesaran Allah Swt. yang ada di sekitar kita.

Allah Swt. memiliki banyak nama yang indah atau Asmaul Husna. Pada pembelajaran sebelumnya kita telah mengenal bahwa:

Pesan Surah Al-Ma'un untuk peduli dan berbuat baik kepada sesama dapat kita lakukan dengan menyadari bahwa kekuatan dan kemampuan untuk berbuat baik merupakan nikmat dari Allah.

💡 Hubungan dengan Materi Hari Ini

Hari ini kita akan mempelajari dua Asmaul Husna, yaitu:

🌟 Al-Qawiyyu — Allah Yang Maha Kuat
Kita belajar menjadi anak yang kuat dalam iman, kuat menghadapi kesulitan, dan kuat untuk melakukan kebaikan.

🌟 Al-Qayyum — Allah Yang Maha Menegakkan dan Maha Memelihara
Kita belajar menyadari bahwa Allah selalu memelihara kita sehingga kita harus bersyukur, menjaga diri, menjaga lingkungan, dan peduli kepada sesama.

 

Lalu, mengapa Allah mampu menciptakan dan memelihara seluruh makhluk-Nya?

Karena Allah memiliki kekuatan yang sempurna. Allah adalah Al-Qawiyyu, Maha Kuat, dan Allah adalah Al-Qayyum, Maha Menegakkan dan Memelihara seluruh makhluk-Nya.

Hari ini kita akan belajar bagaimana memahami kedua Asmaul Husna tersebut dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.


Peserta didik memahami makna Asmaul Husna yang dipelajari, menghayati kebesaran dan kekuasaan Allah Swt., serta menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

  1. Menjelaskan arti Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum dengan benar.
  2. Menjelaskan makna Allah sebagai Maha Kuat dan Maha Menegakkan/Memelihara.
  3. Menyebutkan contoh perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.
  4. Menghubungkan makna kedua Asmaul Husna dengan kehidupan sehari-hari.
  5. Menunjukkan sikap bersungguh-sungguh, tidak mudah menyerah, bersyukur, dan bertawakal kepada Allah.

🌱 Mindful – Kesadaran

Peserta didik menyadari bahwa Allah Swt. adalah Zat Yang Maha Kuat dan selalu memelihara seluruh makhluk-Nya.

💡 Meaningful – Bermakna

Peserta didik mampu menghubungkan makna Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum dengan pengalaman kehidupan sehari-hari.

😊 Joyful – Menyenangkan

Peserta didik mengikuti pembelajaran melalui tanya jawab, diskusi, video, kuis, dan latihan dengan suasana belajar yang aktif dan menyenangkan.


Pembelajaran dilaksanakan melalui alur sebagai berikut:

1. Pembukaan

  • Guru memberi salam.
  • Peserta didik berdoa.
  • Guru mengecek kesiapan belajar.
  • Guru melakukan apersepsi tentang Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq.

2. Mengamati

  • Peserta didik mengamati gambar/video tentang kebesaran dan kekuasaan Allah.
  • Peserta didik menghubungkan apa yang dilihat dengan kebesaran Allah Swt.

3. Memahami

  • Guru menjelaskan pengertian Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.
  • Peserta didik menyimak contoh penerapan kedua Asmaul Husna.

4. Berdiskusi

  • Peserta didik berdiskusi mengenai contoh perilaku yang mencerminkan Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.
  • Peserta didik menyampaikan hasil diskusinya.

5. Berlatih

  • Peserta didik mengerjakan soal latihan/post-test.
  • Guru memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik.

6. Refleksi

  • Peserta didik menyampaikan hal baru yang dipelajari.
  • Peserta didik menyebutkan satu sikap yang akan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

7. Penutup

  • Guru bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran.
  • Guru memberikan motivasi.
  • Pembelajaran ditutup dengan doa dan salam.

Model Pembelajaran:

Cooperative Learning dengan pendekatan pembelajaran mendalam.

Metode Pembelajaran:

  • Tanya jawab
  • Diskusi
  • Observasi
  • Penugasan
  • Presentasi
  • Kuis
  • Refleksi

 MATERI

🌟 A. Al-Qawiyyu

Al-Qawiyyu berarti Allah Yang Maha Kuat.

Kekuatan Allah Swt. sempurna dan tidak terbatas. Tidak ada sesuatu pun yang dapat mengalahkan kekuasaan Allah.

Allah menciptakan seluruh alam semesta dengan kekuasaan-Nya. Oleh karena itu, sebagai manusia kita harus menyadari bahwa kita adalah makhluk yang lemah dan selalu membutuhkan pertolongan Allah.

Contoh perilaku meneladani Al-Qawiyyu:

  • Rajin dan sungguh-sungguh dalam belajar.
  • Tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
  • Berani melakukan kebaikan.
  • Tidak takut ketika membela kebenaran.
  • Memohon pertolongan kepada Allah.
  • Menggunakan kekuatan untuk melakukan hal-hal yang baik.

🌟 B. Al-Qayyum

Al-Qayyum berarti Allah Yang Maha Menegakkan dan Maha Memelihara.

Allah Swt. berdiri sendiri dan tidak membutuhkan bantuan siapa pun. Sebaliknya, seluruh makhluk membutuhkan pertolongan dan pemeliharaan Allah.

Allah memelihara manusia, hewan, tumbuhan, dan seluruh alam semesta.

Contoh perilaku meneladani Al-Qayyum:

  • Menjaga kesehatan tubuh.
  • Menjaga kebersihan lingkungan.
  • Bersyukur atas nikmat Allah.
  • Menyayangi makhluk hidup.
  • Bertanggung jawab terhadap tugas.
  • Berusaha dan bertawakal kepada Allah.


Media yang digunakan dalam pembelajaran:

📖 Al-Qur'an
📚 Buku Pendidikan Agama Islam
🖼️ Gambar/infografis Asmaul Husna
🎬 Video pembelajaran
📝 Lembar kerja peserta didik
💻 Kuis/latihan

Video pembelajaran:
Tautan video dapat ditambahkan sesuai video yang digunakan guru pada saat pembelajaran.



Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!

1.Apa arti Al-Qawiyyu?

2.Apa arti Al-Qayyum?

3.Sebutkan dua contoh perilaku yang mencerminkan Al-Qawiyyu!

4.Sebutkan dua contoh perilaku yang mencerminkan Al-Qayyum!

5.Mengapa kita tidak boleh mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan?

6.Bagaimana cara kita menunjukkan rasa syukur kepada Allah sebagai Al-Qayyum?

KESIMPULAN

Hari ini kita telah belajar dua Asmaul Husna, yaitu:

🌟 Al-Qawiyyu → Allah Yang Maha Kuat.
🌟 Al-Qayyum → Allah Yang Maha Menegakkan dan Maha Memelihara.

Dengan memahami kedua Asmaul Husna tersebut, kita belajar untuk menjadi anak yang kuat dalam iman, sungguh-sungguh dalam belajar, tidak mudah menyerah, bertanggung jawab, bersyukur, dan selalu bertawakal kepada Allah Swt.


VIDEO PEMBELAJARAN




Selasa, 11 Agustus 2026

SEMARAK HUT RI KE-81

 Hari/Tanggal     : Rabu / 12 Agustus 2026

Nama Guru        : Rahmawati Handayani, M.Pd

Fase/Kelas         :  C / Lima (V)

Mapel                 : -----




👋
Assalamualaikum Warrahmatullohi Wabarokatuh
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
Selamat pagi, anak shalih dan shalihah! 🌟
Hari ini kita akan kembali belajar bersama dengan semangat yang membara. Sebelum menyimak pembelajaran di bawah ini, silakan persiapkan diri terlebih dahulu ya! 😊
🕌  Jangan lupa untuksalat Duhadanmurojaah terlebih dahulu sebelum belajar! 


🇮🇩 Semarak Lomba Guru HUT ke-81 Republik Indonesia 🇮🇩

Kegiatan Sekolah • Lomba Bapak/Ibu Guru

Tujuan: Menumbuhkan semangat kebersamaan, sportivitas, dan cinta tanah air

🎉 Lomba 17-an👩‍🏫 Bapak/Ibu Guru🏆 Semarak Kemerdekaan
رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا الْبَلَدَ آمِنًا وَاجْنُبْنِي وَبَنِيَّ أَنْ نَعْبُدَ الْأَصْنَامَ
"Rabbij'al hāżal-balada āminaw wajnubnī wa baniyya an na'budal-aṣnām."
🕋 QS. Ibrahim ayat 35: "Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala."
💡 Kaitan dengan kegiatan hari ini: Ayat ini adalah doa Nabi Ibrahim AS agar tanah kelahirannya menjadi negeri yang aman dan penuh berkah. Doa ini menunjukkan betapa besar kecintaan seorang hamba kepada tanah airnya. Sebagai warga negara Indonesia, kita pun diajarkan untuk mencintai, menjaga, dan mendoakan kebaikan bagi negeri kita tercinta, sebagaimana yang kita rayakan hari ini dalam Semarak HUT ke-81 RI.

1️⃣ Makna Lomba dalam Perayaan Kemerdekaan

🎊 Perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia bukan hanya milik siswa, tetapi juga milik seluruh keluarga besar sekolah, termasuk Bapak dan Ibu Guru. Melalui lomba guru, kita mempererat silaturahmi, melepas kepenatan, dan menumbuhkan kembali semangat kebersamaan sebagaimana semangat gotong royong para pejuang kemerdekaan. Lomba ini juga menjadi teladan bagi siswa, bahwa sportivitas dan kegembiraan bisa hadir di setiap usia. Selamat berlomba, Bapak dan Ibu Guru hebat! 🔥
Hari ini kegiatan kita yaitu Lomba menghias kelas dan Lomba untuk bapak ibu guru dan karyawan serta pengumuman  lomba dan pembagian Hadiah 😍😍😍
Lomba bapak  ibu guru dan karyawan hari ini yaitu lomba eja kata dan lomba ular naga, selamat berlomba 😍😍😍


Senin, 10 Agustus 2026

SEMARAK HUT RI KE-81 TAHUN

 







Hari/Tanggal : Selasa/11 Agustus 2026

Nama Guru : Rahmawati Handayani, M.Pd.I

Fase / Kelas : C / Lima (V)

Mapel : ----

🎉 SEMARAK LOMBA HUT RI KE-81 🎉

Assalamu’alaikum, anak-anak hebat SD Al-Azhar 1 Bandar Lampung! 🌟

Apa kabar semuanya? Semoga selalu sehat, semangat, dan siap mengikuti kegiatan hari ini! 😊

Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, hari ini, Selasa, 11 Agustus 2026, akan dilaksanakan berbagai lomba seru dan menyenangkan. Yuk, tunjukkan semangat kemerdekaan dengan berani mencoba, kompak bersama teman, sportif, dan tetap ceria! 🇮🇩✨

🍇 Rombel 1 dan 2

  • 🥤 Estafet Cup (Putra & Putri)
  • ⚽ Estafet Bola (Putra & Putri)
  • Peserta: 8 putra dan 8 putri

🍇 Rombel 3 dan 4

  • 🥤 Pindah Cup (Putra & Putri)
  • ⚽ Menggiring Bola (Putra & Putri)
  • Peserta: 7 putra dan 7 putri

🍇 Rombel 5 dan 6

  • 💧 Mengisi Air (Putra & Putri)
  • 🥤 Estafet 2 Cup (Putra & Putri)
  • Peserta: 8 putra dan 7 putri

🌿 Lomba Kebersihan dan Keindahan Kelas
Diikuti oleh Rombel 1–6.

💪 Pesan untuk anak-anak:
Tidak perlu takut kalah dan jangan lupa untuk selalu menghargai teman. Karena kemenangan yang sesungguhnya adalah ketika kita mampu bermain dengan jujur, bekerja sama, menjaga kebersihan, dan memberikan yang terbaik.

🌟 Ayo, anak-anak hebat!
Tunjukkan semangatmu, junjung tinggi sportivitas, dan ramaikan HUT RI ke-81 dengan penuh kegembiraan!

MERDEKA! MERDEKA! MERDEKA! 

Selamat berlomba dan tetap semangat! 🎉🏆

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM V

 



Guru Pengampu PAI : Rahmawati Handayani, M.Pd.I.

Kelas                         : V 

Hari / Tanggal   :  Senin / 10 Agustus 2026

Materi               :  Asmaul Husna