🌿 PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
ASMAUL HUSNA: AL-QAWIYYU DAN AL-QAYYUM
Nama Guru : Rahmawati Handayani, M.Pd.I
Hari/Tanggal : Kamis, 13 Agustus 2026
Fase/Kelas : C / Lima
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Materi : Asmaul Husna (Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum)
Pertemuan Ke : 2
Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Anak-anak yang hebat, sebelum memulai pembelajaran hari
ini, mari kita mengingat kembali kebesaran Allah Swt. yang ada di sekitar kita.
Allah Swt. memiliki banyak nama yang indah atau Asmaul
Husna. Pada pembelajaran sebelumnya kita telah mengenal bahwa:
Pesan Surah Al-Ma'un untuk peduli
dan berbuat baik kepada sesama dapat kita lakukan dengan
menyadari bahwa kekuatan dan kemampuan untuk berbuat baik merupakan nikmat dari
Allah.
💡 Hubungan dengan Materi Hari Ini
Hari ini kita akan mempelajari dua Asmaul Husna, yaitu:
🌟
Al-Qawiyyu — Allah Yang Maha Kuat
Kita belajar menjadi anak yang kuat dalam iman, kuat menghadapi kesulitan, dan
kuat untuk melakukan kebaikan.
🌟 Al-Qayyum — Allah Yang
Maha Menegakkan dan Maha Memelihara
Kita belajar menyadari bahwa Allah selalu memelihara kita sehingga kita harus
bersyukur, menjaga diri, menjaga lingkungan, dan peduli kepada sesama.
Lalu, mengapa Allah mampu menciptakan dan
memelihara seluruh makhluk-Nya?
Karena Allah memiliki kekuatan yang sempurna. Allah
adalah Al-Qawiyyu, Maha Kuat, dan Allah adalah Al-Qayyum,
Maha Menegakkan dan Memelihara seluruh makhluk-Nya.
Hari ini kita akan belajar bagaimana memahami kedua
Asmaul Husna tersebut dan bagaimana menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Peserta didik memahami makna Asmaul Husna yang
dipelajari, menghayati kebesaran dan kekuasaan Allah Swt., serta menerapkan
nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan
mampu:
- Menjelaskan
arti Al-Qawiyyu
dan Al-Qayyum
dengan benar.
- Menjelaskan
makna Allah sebagai Maha
Kuat dan Maha
Menegakkan/Memelihara.
- Menyebutkan
contoh perilaku yang mencerminkan keimanan kepada Al-Qawiyyu dan
Al-Qayyum.
- Menghubungkan
makna kedua Asmaul Husna dengan kehidupan sehari-hari.
- Menunjukkan
sikap bersungguh-sungguh, tidak mudah menyerah, bersyukur, dan bertawakal
kepada Allah.
🌱 Mindful – Kesadaran
Peserta didik menyadari bahwa Allah Swt. adalah Zat Yang
Maha Kuat dan selalu memelihara seluruh makhluk-Nya.
💡 Meaningful – Bermakna
Peserta didik mampu menghubungkan makna Al-Qawiyyu dan
Al-Qayyum dengan pengalaman kehidupan sehari-hari.
😊 Joyful – Menyenangkan
Peserta didik mengikuti pembelajaran melalui tanya
jawab, diskusi, video, kuis, dan latihan dengan suasana belajar yang aktif dan
menyenangkan.
Pembelajaran dilaksanakan melalui alur sebagai berikut:
1. Pembukaan
- Guru
memberi salam.
- Peserta
didik berdoa.
- Guru
mengecek kesiapan belajar.
- Guru
melakukan apersepsi tentang Al-Khaliq, Al-Malik, dan Ar-Razzaq.
2. Mengamati
- Peserta
didik mengamati gambar/video tentang kebesaran dan kekuasaan Allah.
- Peserta
didik menghubungkan apa yang dilihat dengan kebesaran Allah Swt.
3. Memahami
- Guru
menjelaskan pengertian Al-Qawiyyu dan Al-Qayyum.
- Peserta
didik menyimak contoh penerapan kedua Asmaul Husna.
4. Berdiskusi
- Peserta
didik berdiskusi mengenai contoh perilaku yang mencerminkan Al-Qawiyyu dan
Al-Qayyum.
- Peserta
didik menyampaikan hasil diskusinya.
5. Berlatih
- Peserta
didik mengerjakan soal latihan/post-test.
- Guru
memberikan penguatan terhadap jawaban peserta didik.
6. Refleksi
- Peserta
didik menyampaikan hal baru yang dipelajari.
- Peserta
didik menyebutkan satu sikap yang akan diterapkan dalam kehidupan
sehari-hari.
7. Penutup
- Guru
bersama peserta didik menyimpulkan pembelajaran.
- Guru
memberikan motivasi.
- Pembelajaran
ditutup dengan doa dan salam.
Model Pembelajaran:
Cooperative Learning dengan pendekatan pembelajaran mendalam.
Metode Pembelajaran:
- Tanya
jawab
- Diskusi
- Observasi
- Penugasan
- Presentasi
- Kuis
- Refleksi
MATERI
🌟 A. Al-Qawiyyu
Al-Qawiyyu berarti Allah Yang
Maha Kuat.
Kekuatan Allah Swt. sempurna dan tidak terbatas. Tidak
ada sesuatu pun yang dapat mengalahkan kekuasaan Allah.
Allah menciptakan seluruh alam semesta dengan
kekuasaan-Nya. Oleh karena itu, sebagai manusia kita harus menyadari bahwa kita
adalah makhluk yang lemah dan selalu membutuhkan pertolongan Allah.
Contoh perilaku meneladani Al-Qawiyyu:
- Rajin
dan sungguh-sungguh dalam belajar.
- Tidak
mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan.
- Berani
melakukan kebaikan.
- Tidak
takut ketika membela kebenaran.
- Memohon
pertolongan kepada Allah.
- Menggunakan
kekuatan untuk melakukan hal-hal yang baik.
🌟 B. Al-Qayyum
Al-Qayyum berarti Allah Yang
Maha Menegakkan dan Maha Memelihara.
Allah Swt. berdiri sendiri dan tidak membutuhkan bantuan
siapa pun. Sebaliknya, seluruh makhluk membutuhkan pertolongan dan pemeliharaan
Allah.
Allah memelihara manusia, hewan, tumbuhan, dan seluruh
alam semesta.
Contoh perilaku meneladani Al-Qayyum:
- Menjaga
kesehatan tubuh.
- Menjaga
kebersihan lingkungan.
- Bersyukur
atas nikmat Allah.
- Menyayangi
makhluk hidup.
- Bertanggung
jawab terhadap tugas.
- Berusaha
dan bertawakal kepada Allah.
Media yang digunakan dalam pembelajaran:
📖 Al-Qur'an
📚 Buku Pendidikan Agama Islam
🖼️ Gambar/infografis Asmaul Husna
🎬 Video pembelajaran
📝 Lembar kerja peserta didik
💻 Kuis/latihan
Video pembelajaran:
Tautan video dapat ditambahkan sesuai video yang digunakan guru pada saat
pembelajaran.
Jawablah pertanyaan berikut dengan benar!
1.Apa arti Al-Qawiyyu?
2.Apa arti Al-Qayyum?
3.Sebutkan dua contoh perilaku yang mencerminkan Al-Qawiyyu!
4.Sebutkan dua contoh perilaku yang mencerminkan Al-Qayyum!
5.Mengapa kita tidak boleh mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan?
6.Bagaimana cara kita menunjukkan rasa syukur kepada Allah sebagai Al-Qayyum?
KESIMPULAN
Hari ini kita telah belajar dua Asmaul Husna, yaitu:
🌟 Al-Qawiyyu
→ Allah Yang Maha Kuat.
🌟 Al-Qayyum → Allah Yang
Maha Menegakkan dan Maha Memelihara.
Dengan memahami kedua Asmaul Husna tersebut, kita
belajar untuk menjadi anak yang kuat dalam iman, sungguh-sungguh dalam
belajar, tidak mudah menyerah, bertanggung jawab, bersyukur, dan selalu
bertawakal kepada Allah Swt.
VIDEO PEMBELAJARAN

