Rabu, 14 Januari 2026

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IV

 




Hari/Tanggal      :   Kamis /  15 Januari 2026

Materi                :   Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tin dan Hadits tentang Silaturahim
Sub Materi         :   Menulis QS. At-Tin


Tujuan Pembelajaran :

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu :
1. Menuliskan lafaz Q.S. At-Tīn secara lengkap dan berurutan dengan benar.
2. Menulis huruf hijaiyah pada Q.S. At-Tīn sesuai kaidah penulisan Arab (arah, bentuk, dan sambungan huruf).
3. Menunjukkan ketelitian dan kerapian dalam menulis ayat-ayat Q.S. At-Tīn.
4. Menumbuhkan sikap cinta dan hormat terhadap Al-Qur’an melalui kegiatan menulis ayat suci dengan baik dan benar.


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Anak-anak hebat, pernahkah kalian membayangkan bahwa setiap huruf Al-Qur’an yang kita tulis bernilai pahala? Hari ini kita akan belajar menulis Q.S. At-Tīn dengan rapi dan benar, sambil melatih kesabaran dan ketelitian. Siap belajar dengan penuh semangat? 😊



MATERI AJAR 


A. Aturan Menulis Q.S. At-Tīn dengan Benar

Dalam menulis ayat Al-Qur’an, perhatikan hal-hal berikut:
1. Menulis huruf hijaiyah sesuai bentuk aslinya
2. Memperhatikan sambungan huruf
3. Menulis harakat (fathah, kasrah, dhammah, sukun, tasydid) dengan tepat
4. Menjaga kerapian dan kebersihan tulisan
5. Menulis dari kanan ke kiri
6. Tidak tergesa-gesa agar tidak salah huruf atau harakat

B. Contoh Kesalahan yang Harus Dihindari
1. Salah menyambung huruf (contoh: ت dan ن)
2. Harakat tertinggal atau tertukar
3. Tulisan terlalu rapat atau tidak sejajar
4. Lupa menulis tasydid atau mad

C. Hikmah Menulis Q.S. At-Tīn
1. Dengan menulis Q.S. At-Tīn, peserta didik dapat:
2. Lebih mengenal dan mencintai Al-Qur’an
3. Melatih ketelitian, kesabaran, dan kerapian
4. Menumbuhkan rasa syukur karena diciptakan Allah dalam bentuk yang sempurna
5. Membiasakan diri menulis ayat Al-Qur’an dengan adab yang baik

F. Penugasan
📌 Tugas Menulis

Salin Q.S. At-Tīn ayat 1–8 di buku tulis Al-Qur’an dengan:
1. Tulisan rapi
2. Harakat lengkap
3. Tidak ada coretan






Kesimpulan Hasil Pembelajaran :

Berdasarkan hasil pembelajaran menulis Q.S. At-Tīn di Kelas 4 Zainab yang diikuti oleh 25 peserta didik, diperoleh hasil bahwa secara umum kemampuan menulis ayat-ayat Q.S. At-Tīn sudah berkembang dengan cukup baik. Namun demikian, masih terdapat 7 peserta didik yang belum sepenuhnya memenuhi kriteria ketuntasan dalam aspek kerapian tulisan, kelengkapan harakat, dan kebersihan tulisan (tidak ada coretan).

Sebagian besar peserta didik telah mampu menulis huruf hijaiyah dengan benar dan mengikuti urutan ayat dengan tepat, tetapi beberapa peserta didik masih memerlukan bimbingan dan latihan lanjutan agar tulisan menjadi lebih rapi, harakat lengkap, serta hasil tulisan bersih tanpa coretan.

Secara keseluruhan, tujuan pembelajaran menulis Q.S. At-Tīn telah tercapai, namun perlu dilakukan tindak lanjut berupa pendampingan dan penguatan latihan menulis Al-Qur’an bagi 5 peserta didik tersebut agar kemampuan menulisnya dapat meningkat dan mencapai kriteria yang diharapkan.


Selasa, 13 Januari 2026

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IV

 




Hari/Tanggal      :  Selasa /  13 Januari 2026
Materi                 :  Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tin dan Hadits tentang Silaturahim
Sub Materi         :  Menulis QS. At-Tin


Tujuan Pembelajaran :
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu :
1. Menuliskan lafaz Q.S. At-Tīn secara lengkap dan berurutan dengan benar.
2. Menulis huruf hijaiyah pada Q.S. At-Tīn sesuai kaidah penulisan Arab (arah, bentuk, dan sambungan huruf).
3. Menunjukkan ketelitian dan kerapian dalam menulis ayat-ayat Q.S. At-Tīn.
4. Menumbuhkan sikap cinta dan hormat terhadap Al-Qur’an melalui kegiatan menulis ayat suci dengan baik dan benar.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...
Anak-anak hebat, pernahkah kalian membayangkan bahwa setiap huruf Al-Qur’an yang kita tulis bernilai pahala? Hari ini kita akan belajar menulis Q.S. At-Tīn dengan rapi dan benar, sambil melatih kesabaran dan ketelitian. Siap belajar dengan penuh semangat? 😊



MATERI AJAR 


A. Aturan Menulis Q.S. At-Tīn dengan Benar
Dalam menulis ayat Al-Qur’an, perhatikan hal-hal berikut:
1. Menulis huruf hijaiyah sesuai bentuk aslinya
2. Memperhatikan sambungan huruf
3. Menulis harakat (fathah, kasrah, dhammah, sukun, tasydid) dengan tepat
4. Menjaga kerapian dan kebersihan tulisan
5. Menulis dari kanan ke kiri
6. Tidak tergesa-gesa agar tidak salah huruf atau harakat

B. Contoh Kesalahan yang Harus Dihindari
1. Salah menyambung huruf (contoh: ت dan ن)
2. Harakat tertinggal atau tertukar
3. Tulisan terlalu rapat atau tidak sejajar
4. Lupa menulis tasydid atau mad

C. Hikmah Menulis Q.S. At-Tīn
1. Dengan menulis Q.S. At-Tīn, peserta didik dapat:
2. Lebih mengenal dan mencintai Al-Qur’an
3. Melatih ketelitian, kesabaran, dan kerapian
4. Menumbuhkan rasa syukur karena diciptakan Allah dalam bentuk yang sempurna
5. Membiasakan diri menulis ayat Al-Qur’an dengan adab yang baik

F. Penugasan
📌 Tugas Menulis
Salin Q.S. At-Tīn ayat 1–8 di buku tulis Al-Qur’an dengan:
1. Tulisan rapi
2. Harakat lengkap
3. Tidak ada coretan






Kesimpulan Hasil Pembelajaran :

Berdasarkan hasil pembelajaran menulis Q.S. At-Tīn di Kelas 4 Ummu Kultsum yang diikuti oleh 24 peserta didik, diperoleh hasil bahwa secara umum kemampuan menulis ayat-ayat Q.S. At-Tīn sudah berkembang dengan cukup baik. Namun demikian, masih terdapat 5 peserta didik yang belum sepenuhnya memenuhi kriteria ketuntasan dalam aspek kerapian tulisan, kelengkapan harakat, dan kebersihan tulisan (tidak ada coretan).

Sebagian besar peserta didik telah mampu menulis huruf hijaiyah dengan benar dan mengikuti urutan ayat dengan tepat, tetapi beberapa peserta didik masih memerlukan bimbingan dan latihan lanjutan agar tulisan menjadi lebih rapi, harakat lengkap, serta hasil tulisan bersih tanpa coretan.

Secara keseluruhan, tujuan pembelajaran menulis Q.S. At-Tīn telah tercapai, namun perlu dilakukan tindak lanjut berupa pendampingan dan penguatan latihan menulis Al-Qur’an bagi 5 peserta didik tersebut agar kemampuan menulisnya dapat meningkat dan mencapai kriteria yang diharapkan.


Senin, 12 Januari 2026

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IV

 



Hari/Tanggal      :  Senin /  12 Januari 2026
Materi                 :  Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tin dan Hadits tentang Silaturahim
Sub Materi         :  Menulis QS. At-Tin

Tujuan Pembelajaran :

Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu :
1. Menuliskan lafaz Q.S. At-Tīn secara lengkap dan berurutan dengan benar.
2. Menulis huruf hijaiyah pada Q.S. At-Tīn sesuai kaidah penulisan Arab (arah, bentuk, dan sambungan huruf).
3. Menunjukkan ketelitian dan kerapian dalam menulis ayat-ayat Q.S. At-Tīn.
4. Menumbuhkan sikap cinta dan hormat terhadap Al-Qur’an melalui kegiatan menulis ayat suci dengan baik dan benar.


Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Anak-anak hebat, pernahkah kalian membayangkan bahwa setiap huruf Al-Qur’an yang kita tulis bernilai pahala? Hari ini kita akan belajar menulis Q.S. At-Tīn dengan rapi dan benar, sambil melatih kesabaran dan ketelitian. Siap belajar dengan penuh semangat? 😊


MATERI AJAR 


A. Aturan Menulis Q.S. At-Tīn dengan Benar
Dalam menulis ayat Al-Qur’an, perhatikan hal-hal berikut:
1. Menulis huruf hijaiyah sesuai bentuk aslinya
2. Memperhatikan sambungan huruf
3. Menulis harakat (fathah, kasrah, dhammah, sukun, tasydid) dengan tepat
4. Menjaga kerapian dan kebersihan tulisan
5. Menulis dari kanan ke kiri
6. Tidak tergesa-gesa agar tidak salah huruf atau harakat

B. Contoh Kesalahan yang Harus Dihindari
1. Salah menyambung huruf (contoh: ت dan ن)
2. Harakat tertinggal atau tertukar
3. Tulisan terlalu rapat atau tidak sejajar
4. Lupa menulis tasydid atau mad


C. Hikmah Menulis Q.S. At-Tīn
1. Dengan menulis Q.S. At-Tīn, peserta didik dapat:
2. Lebih mengenal dan mencintai Al-Qur’an
3. Melatih ketelitian, kesabaran, dan kerapian
4. Menumbuhkan rasa syukur karena diciptakan Allah dalam bentuk yang sempurna
5. Membiasakan diri menulis ayat Al-Qur’an dengan adab yang baik


F. Penugasan
📌 Tugas Menulis
Salin Q.S. At-Tīn ayat 1–8 di buku tulis Al-Qur’an dengan:
1. Tulisan rapi
2. Harakat lengkap
3. Tidak ada coretan




Kesimpulan Hasil Pembelajaran :

Berdasarkan hasil pembelajaran menulis Q.S. At-Tīn di Kelas 4 Fatimah yang diikuti oleh 24 peserta didik, diperoleh hasil bahwa secara umum kemampuan menulis ayat-ayat Q.S. At-Tīn sudah berkembang dengan cukup baik. Namun demikian, masih terdapat 7 peserta didik yang belum sepenuhnya memenuhi kriteria ketuntasan dalam aspek kerapian tulisan, kelengkapan harakat, dan kebersihan tulisan (tidak ada coretan).

Sebagian besar peserta didik telah mampu menulis huruf hijaiyah dengan benar dan mengikuti urutan ayat dengan tepat, tetapi beberapa peserta didik masih memerlukan bimbingan dan latihan lanjutan agar tulisan menjadi lebih rapi, harakat lengkap, serta hasil tulisan bersih tanpa coretan.

Secara keseluruhan, tujuan pembelajaran menulis Q.S. At-Tīn telah tercapai, namun perlu dilakukan tindak lanjut berupa pendampingan dan penguatan latihan menulis Al-Qur’an bagi 7 peserta didik tersebut agar kemampuan menulisnya dapat meningkat dan mencapai kriteria yang diharapkan.


Rabu, 07 Januari 2026

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IV

 



Hari/Tanggal     :  Kamis /  8 Januari 2026

Materi                :  Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tin dan Hadits tentang Silaturahim
Sub Materi        :  QS. At-Tin

Tujuan Pembelajaran :
Setelah mempelajari materi Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tin dan Hadits tentang Silaturahim diharapkan peserta didik mampu :
1. Membaca Q.S. At-Tīn dengan tartil
2. Mempraktikkan hukum bacaan nun sukun atau tanwin


Assalamu'alaikum.....

Anak-anak saleh dan salehah, apa kabarnya hari ini?
Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Alhamdulillah, setelah libur semester, hari ini kita bisa bertemu kembali untuk memulai pembelajaran PAI di semester kedua.

Pada semester ini, kita akan belajar lebih mendalam tentang Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tīn dan Hadits tentang Silaturahim. Kita tidak hanya belajar membaca dan memahami ayat Al-Qur’an serta hadits, tetapi juga belajar mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti saling menyayangi, menghormati, dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita niatkan belajar karena Allah SWT, agar ilmu yang kita peroleh menjadi ilmu yang bermanfaat dan membawa kebaikan bagi diri kita dan orang lain.
Mari kita awali kegiatan hari ini dengan membaca basmalah bersama-sama.

Bismillahirrahmanirrahim.


MATERI AJAR









VIDEO BACAAN SURAH AT-TIN





Hasil Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran materi Mari Mengaji dan Mengkaji Q.S. At-Tīn  diperoleh hasil sebagai berikut:

Sebanyak 22 dari 24 peserta didik kelas 4 Zainab telah mampu membaca Q.S. At-Tīn dengan tartil, memperhatikan makhraj huruf dan panjang-pendek bacaan secara tepat. Selain itu, peserta didik juga mampu mempraktikkan hukum bacaan nun sukun atau tanwin (idzhār, idghām, qolqolah dan ikhfa’) dalam bacaan ayat dengan benar dan percaya diri.

Sementara itu, 2 peserta didik masih mengalami kesulitan dalam:

  • Membaca Q.S. At-Tīn secara tartil, khususnya pada ketepatan makhraj dan kelancaran bacaan.

  • Membedakan dan mempraktikkan hukum bacaan nun sukun atau tanwin secara konsisten.

Peserta didik yang belum mencapai ketuntasan akan diberikan pendampingan lanjutan, pengulangan materi, serta latihan membaca secara bertahap agar dapat mencapai kompetensi yang diharapkan.

Senin, 05 Januari 2026

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IV

 




Hari/Tanggal     :  Selasa /  6 Januari 2026
Materi                :  Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tin dan Hadits tentang Silaturahim
Sub Materi        :  QS. At-Tin

Tujuan Pembelajaran :
Setelah mempelajari materi Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tin dan Hadits tentang Silaturahim diharapkan peserta didik mampu :
1. Membaca Q.S. At-Tīn dengan tartil
2. Mempraktikkan hukum bacaan nun sukun atau tanwin


Assalamu'alaikum.....

Anak-anak saleh dan salehah, apa kabarnya hari ini?
Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Alhamdulillah, setelah libur semester, hari ini kita bisa bertemu kembali untuk memulai pembelajaran PAI di semester kedua.

Pada semester ini, kita akan belajar lebih mendalam tentang Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tīn dan Hadits tentang Silaturahim. Kita tidak hanya belajar membaca dan memahami ayat Al-Qur’an serta hadits, tetapi juga belajar mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti saling menyayangi, menghormati, dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita niatkan belajar karena Allah SWT, agar ilmu yang kita peroleh menjadi ilmu yang bermanfaat dan membawa kebaikan bagi diri kita dan orang lain.
Mari kita awali kegiatan hari ini dengan membaca basmalah bersama-sama.

Bismillahirrahmanirrahim.


MATERI AJAR









VIDEO BACAAN SURAH AT-TIN





Hasil Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran materi Mari Mengaji dan Mengkaji Q.S. At-Tīn  diperoleh hasil sebagai berikut:

Sebanyak 22 dari 25 peserta didik kelas 4 Fatimah telah mampu membaca Q.S. At-Tīn dengan tartil, memperhatikan makhraj huruf dan panjang-pendek bacaan secara tepat. Selain itu, peserta didik juga mampu mempraktikkan hukum bacaan nun sukun atau tanwin (idzhār, idghām, qolqolah dan ikhfa’) dalam bacaan ayat dengan benar dan percaya diri.

Sementara itu, 3 peserta didik masih mengalami kesulitan dalam:

  • Membaca Q.S. At-Tīn secara tartil, khususnya pada ketepatan makhraj dan kelancaran bacaan.

  • Membedakan dan mempraktikkan hukum bacaan nun sukun atau tanwin secara konsisten.

Peserta didik yang belum mencapai ketuntasan akan diberikan pendampingan lanjutan, pengulangan materi, serta latihan membaca secara bertahap agar dapat mencapai kompetensi yang diharapkan.

Minggu, 04 Januari 2026

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IV

 


Hari/Tanggal     :  Senin /  5 Januari 2026
Materi                :  Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tin dan Hadits tentang Silaturahim
Sub Materi        :  QS. At-Tin

Tujuan Pembelajaran :
Setelah mempelajari materi Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tin dan Hadits tentang Silaturahim diharapkan peserta didik mampu :
1. Membaca Q.S. At-Tīn dengan tartil
2. Mempraktikkan hukum bacaan nun sukun atau tanwin


Assalamu'alaikum.....

Anak-anak saleh dan salehah, apa kabarnya hari ini?
Semoga semuanya sehat, bahagia, dan selalu dalam lindungan Allah SWT. Alhamdulillah, setelah libur semester, hari ini kita bisa bertemu kembali untuk memulai pembelajaran PAI di semester kedua.

Pada semester ini, kita akan belajar lebih mendalam tentang Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tīn dan Hadits tentang Silaturahim. Kita tidak hanya belajar membaca dan memahami ayat Al-Qur’an serta hadits, tetapi juga belajar mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari, seperti saling menyayangi, menghormati, dan menjaga hubungan baik dengan sesama.

Sebelum memulai pembelajaran, mari kita niatkan belajar karena Allah SWT, agar ilmu yang kita peroleh menjadi ilmu yang bermanfaat dan membawa kebaikan bagi diri kita dan orang lain.
Mari kita awali kegiatan hari ini dengan membaca basmalah bersama-sama.

Bismillahirrahmanirrahim.


MATERI AJAR









VIDEO BACAAN SURAH AT-TIN





Hasil Pembelajaran

Setelah mengikuti pembelajaran materi Mari Mengaji dan Mengkaji Q.S. At-Tīn  diperoleh hasil sebagai berikut:

Sebanyak 22 dari 24 peserta didik kelas 4 Ummu Kultsum telah mampu membaca Q.S. At-Tīn dengan tartil, memperhatikan makhraj huruf dan panjang-pendek bacaan secara tepat. Selain itu, peserta didik juga mampu mempraktikkan hukum bacaan nun sukun atau tanwin (idzhār, idghām, qolqolah dan ikhfa’) dalam bacaan ayat dengan benar dan percaya diri.

Sementara itu, 2 peserta didik masih mengalami kesulitan dalam:

  • Membaca Q.S. At-Tīn secara tartil, khususnya pada ketepatan makhraj dan kelancaran bacaan.

  • Membedakan dan mempraktikkan hukum bacaan nun sukun atau tanwin secara konsisten.

Peserta didik yang belum mencapai ketuntasan akan diberikan pendampingan lanjutan, pengulangan materi, serta latihan membaca secara bertahap agar dapat mencapai kompetensi yang diharapkan.

Rabu, 05 November 2025

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IV




Hari/Tanggal    :  Kamis /  6 November  2025

Materi                :  Kisah Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah

Sub Materi        :  Sebab-Sebab Hijrahnya Nabi Muhammad SAW

Tujuan Pembelajaran :

Setelah mempelajari materi Kisah Hijrah Nabi Muhammad SAW diharapkan peserta didik mampu :

1. Menjelaskan sebab-sebab Nabi Muhammad SAW Hijrah ke Madinah

2. Mengidentifikasi contoh sikap yang dapat diteladani dari peristiwa hijrah.

 

🌙 BAB 5: HIJRAH NABI MUHAMMAD SAW KE MADINAH

🕌 Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, anak-anak shalih dan shalihah!

Bagaimana kabar kalian hari ini?
Semoga semuanya sehat, semangat, dan selalu dalam lindungan Allah SWT.
Hari ini kita akan belajar kisah yang sangat penting dalam sejarah Islam, yaitu Hijrah Nabi Muhammad SAW ke Madinah.
Yuk, kita simak bersama dengan hati yang penuh semangat! 💪✨


🌟 A. Pengertian Hijrah

Anak-anak, tahukah kalian apa arti hijrah?
Hijrah artinya berpindah tempat dari satu daerah ke daerah lain untuk mencari tempat yang aman dan nyaman agar bisa beribadah kepada Allah SWT.

Dalam sejarah Islam, Nabi Muhammad SAW berhijrah dari Mekkah ke Madinah agar bisa menyebarkan Islam dengan bebas dan damai.


🌿 B. Latar Belakang Hijrah 🐪

Mengapa Nabi Muhammad SAW dan para sahabat harus hijrah?
Berikut alasannya:

1.     Kaum Quraisy menolak dakwah Nabi dan menyiksa para pengikut beliau.

2.     Umat Islam tidak bebas beribadah di Mekkah.

3.     Penduduk Madinah (saat itu bernama Yatsrib) sudah mengenal ajaran Islam dan siap membantu Nabi.

4.     Allah SWT memerintahkan Nabi untuk hijrah demi keselamatan dan kelanjutan dakwah.


Hijrah adalah perpindahan Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah. Hijrah terjadi karena:

1.     Umat Islam disiksa oleh kaum Quraisy, sehingga dakwah menjadi semakin sulit.

2.     Ada rencana pembunuhan terhadap Nabi, sehingga keselamatannya terancam.

3.     Dakwah tidak bisa berkembang di Makkah karena masyarakat Quraisy menolak ajaran Islam.

4.     Perintah Allah SWT agar Nabi dan para sahabat pindah ke tempat yang lebih aman.

5.     Penduduk Madinah menyambut Nabi dengan baik, dan siap melindungi serta membantu umat Islam.

Hikmah dari Hijrah

  • Untuk mencapai kebaikan, kadang kita harus berusaha lebih keras.
  • Allah selalu memberikan jalan keluar bagi hamba-Nya yang bersabar.
  • Persaudaraan, tolong-menolong, dan solidaritas adalah kunci kekuatan umat.


Kegiatan / Tugas Peserta Didik

Pilih jawaban yang paling tepat!

1.     Salah satu sebab Nabi Muhammad SAW hijrah adalah…
a. Kaum Quraisy mendukung dakwah Nabi
b. Umat Islam bebas beribadah
c. Umat Islam disiksa dan ditekan
d. Makkah sangat aman
Jawaban: ………

2.     Penduduk Madinah menyambut Nabi karena…
a. Mereka ingin berdagang
b. Mereka siap melindungi Nabi dan umat Islam
c. Mereka ingin pindah ke Makkah
d. Mereka tidak suka Quraisy
Jawaban: ………


2Isilah dengan jawaban yang benar!

1.     Hijrah adalah perpindahan Nabi dari Makkah ke _________.

2.     Salah satu sebab hijrah yaitu adanya rencana __________ terhadap Nabi.

3.     Penduduk Madinah dari suku ________ dan ________ berjanji akan melindungi Nabi.


3. Tugas Refleksi

Jawablah dengan pendapatmu sendiri!

1.      Menurutmu, apa hikmah yang dapat diambil dari peristiwa hijrah?
Jawaban: ........................................................................................

2.      Sebutkan satu sikap yang bisa kamu teladani dari peristiwa hijrah!
Jawaban: ........................................................................................

Alhamdulillah Hasil Pembelajaran Hari ini

Kelas Zainab menunjukkan pencapaian yang sangat baik. Peserta didik dapat memahami materi secara menyeluruh, mulai dari penyebab hijrah hingga hikmahnya. peserta didik mampu mengerjakan LKPD dengan mandiri dan menunjukkan kemampuan refleksi yang cukup kuat. Tingkat partisipasi sangat tinggi dan hampir semua siswa dapat menjawab pertanyaan guru dengan percaya diri.


Secara keseluruhan, dari total 72 peserta didik, mayoritas telah memahami materi Sebab-Sebab Hijrah Nabi Muhammad SAW dengan baik. Antusiasme belajar tampak merata di ketiga kelas. Hanya sebagian kecil peserta didik yang memerlukan pendampingan tambahan, khususnya dalam mengaitkan materi dengan penerapan nilai-nilai dalam kehidupan sehari-hari. Pembelajaran berlangsung efektif dan tujuan pembelajaran tercapai dengan baik pada semua kelas.