Senin, 05 Oktober 2026

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM V

🌈 MODUL AJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

Menghargai Perbedaan

Bergaul dan menghormati sesama teman, tetangga, hingga non-Muslim

Fase C · Kelas V · Pembelajaran Mendalam (Ma-Mi-Joy)


1️⃣ Identitas Modul

Komponen

Keterangan

👩‍🏫 Nama Guru

: Rahmawati Handayani, M.Pd.I

📅 Hari / Tanggal

: Senin / 5 Oktober 2026

🎓 Fase / Kelas

: C / Lima

📖 Mata Pelajaran

: Pendidikan Agama Islam

🌟 Materi

: Menghargai Perbedaan — Bergaul dan menghormati sesama teman, tetangga, hingga non-Muslim

🔢 Pertemuan Ke

: Disesuaikan dengan program pembelajaran


2️⃣ Apersepsi

A. Salam, Sapa, dan Pengondisian

Guru membuka pembelajaran dengan mengucapkan salam, menyapa peserta didik dengan ramah, memimpin doa, serta memeriksa kesiapan belajar.

💬 Pertanyaan pemantik:

  • Apakah semua teman di kelas memiliki kebiasaan, kesukaan, dan latar belakang yang sama?
  • Bagaimana sikap kita jika ada teman yang berbeda pendapat atau berbeda agama?
  • Apakah kita boleh berbuat baik kepada tetangga yang berbeda agama?

Guru menyampaikan bahwa perbedaan bukan alasan untuk bermusuhan. Sebaliknya, perbedaan menjadi kesempatan untuk belajar menghormati, bekerja sama, dan menunjukkan akhlak mulia.

B. Menghubungkan Kebesaran Allah dengan Materi

Asma Allah

Makna bagi sikap kita

🌍 1. Al-Khaliq (Maha Pencipta)

Allah menciptakan manusia dengan berbagai perbedaan: warna kulit, bahasa, kebiasaan, dan latar belakang. Karena itu, kita tidak boleh mengejek atau merendahkan orang lain karena perbedaannya. Dalil: QS. Al-Hujurat ayat 13.

👑 2. Al-Malik (Maha Merajai dan Menguasai)

Allah adalah pemilik dan penguasa seluruh alam. Semua manusia berada dalam kekuasaan-Nya. Kesadaran ini mengajarkan kita untuk tidak merasa paling hebat, tidak sombong, dan tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.

🎁 3. Ar-Razzaq (Maha Pemberi Rezeki)

Allah memberikan rezeki dengan berbagai cara. Kita belajar bersyukur dengan berbagi, menolong tetangga, membantu teman, dan berbuat baik tanpa membeda-bedakan latar belakangnya.

💡 Penguatan guru: “Jika Allah menciptakan manusia dengan beragam perbedaan, sudah seharusnya kita menghormati ciptaan-Nya. Kita boleh berbeda, tetapi tetap harus saling berbuat baik.”

3️⃣ Capaian Pembelajaran (CP)

🎯 Peserta didik memahami bahwa keberagaman merupakan ketetapan Allah, serta mampu menunjukkan sikap toleran, santun, adil, dan menghargai perbedaan dalam pergaulan dengan teman, tetangga, dan masyarakat, termasuk yang berbeda agama, tanpa mencampuradukkan akidah dan ibadah.

4️⃣ Tujuan Pembelajaran (TP)

Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:

Kode

Tujuan Pembelajaran

TP 1

Menjelaskan makna menghargai perbedaan sebagai bagian dari keberagaman ciptaan Allah.

TP 2

Mengidentifikasi contoh perilaku menghormati teman, tetangga, dan orang yang berbeda agama.

TP 3

Menganalisis tindakan yang tepat ketika menghadapi perbedaan pendapat, kebiasaan, atau keyakinan.

TP 4

Mempraktikkan perilaku santun, adil, peduli, dan suka menolong tanpa diskriminasi.

TP 5

Menunjukkan sikap berkesadaran dalam menjaga ucapan dan tindakan, memahami manfaat menghargai perbedaan bagi kehidupan, serta merasakan kegembiraan dalam bekerja sama dan hidup rukun.

✨ Integrasi Prinsip Pembelajaran Mendalam (Ma-Mi-Joy)

Prinsip

Penerapan

🧠 Mindful (Berkesadaran)

Peserta didik menyadari bahwa setiap manusia memiliki perbedaan dan bertanggung jawab menjaga ucapan serta tindakannya.

🔗 Meaningful (Bermakna)

Peserta didik menghubungkan materi dengan pengalaman nyata di kelas, lingkungan rumah, dan kehidupan bertetangga.

😊 Joyful (Menggembirakan)

Peserta didik belajar melalui permainan kartu situasi, diskusi kelompok, bermain peran, dan refleksi yang menyenangkan.


5️⃣ Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

Tahap

Kegiatan Pembelajaran

Prinsip

👀 1. Mengamati

Mengamati gambar atau video tentang keberagaman dan pergaulan antarteman.

Mindful

💭 2. Memahami

Menjelaskan makna perbedaan, dalil QS. Al-Hujurat ayat 13, serta kebesaran Allah sebagai Pencipta, Penguasa, dan Pemberi Rezeki.

Meaningful

🔍 3. Mengidentifikasi

Menemukan contoh perilaku menghargai dan tidak menghargai perbedaan di sekolah maupun lingkungan rumah.

Mindful

🧩 4. Menganalisis

Mendiskusikan kasus sederhana tentang mengejek teman, membantu tetangga berbeda agama, dan menghormati waktu ibadah orang lain.

Meaningful

🎭 5. Mempraktikkan

Melakukan bermain peran tentang cara menyelesaikan perbedaan pendapat dengan santun.

Joyful

🪞 6. Merefleksikan

Menyampaikan pelajaran yang diperoleh dan menuliskan satu tindakan nyata yang akan dilakukan.

Mindful & Meaningful

📝 7. Mengevaluasi

Mengerjakan soal latihan atau post-test untuk mengukur ketercapaian tujuan pembelajaran.

Meaningful

✅ Kriteria ketercapaian: Peserta didik mampu menjelaskan makna menghargai perbedaan, memberikan minimal tiga contoh perilaku positif, menentukan solusi yang tepat pada situasi sehari-hari, dan menunjukkan sikap santun selama kegiatan pembelajaran.


6️⃣ Model / Metode Pembelajaran

Model: Problem-Based Learning (PBL) yang dipadukan dengan pembelajaran kooperatif.

Metode:

  • Tanya jawab dan diskusi
  • Mengamati video pembelajaran
  • Analisis kasus sederhana
  • Bermain peran (role-play)
  • Refleksi dan penugasan individu

Media dan sumber belajar:

  • Al-Qur'an, khususnya QS. Al-Hujurat ayat 13
  • Gambar atau video tentang keberagaman
  • Kartu situasi kehidupan sehari-hari
  • Papan tulis, buku PAI, dan lembar kerja peserta didik

7️⃣ Penjabaran Materi

A. Pengertian Menghargai Perbedaan

Menghargai perbedaan adalah sikap menerima keberagaman dan memperlakukan orang lain dengan baik tanpa mengejek, merendahkan, mengucilkan, atau melakukan diskriminasi.

⚠️ Perlu diingat: Menghargai perbedaan bukan berarti menyetujui semua pendapat atau mengikuti semua keyakinan orang lain. Kita tetap berpegang teguh pada ajaran Islam sekaligus menghormati hak orang lain.

B. Dalil Al-Qur'an

📖 QS. Al-Hujurat ayat 13

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُمْ مِنْ ذَكَرٍ وَأُنْثَىٰ وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوبًا وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا

Artinya: “Wahai manusia! Sungguh, Kami telah menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan, kemudian Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kamu saling mengenal.”

Pesan ayat:

  • Allah menciptakan manusia dengan keberagaman.
  • Perbedaan bukan alasan untuk merasa lebih mulia daripada orang lain.
  • Kita harus saling mengenal, menghormati, dan menjaga hubungan baik.

C. Contoh Menghargai Perbedaan

🏫 Terhadap teman di sekolah

🏘️ Terhadap tetangga

🤝 Terhadap teman atau tetangga non-Muslim

Tidak mengejek nama, fisik, kebiasaan, atau kemampuan teman

Menyapa tetangga dengan sopan

Berbicara dengan santun dan tidak menghina keyakinannya

Mendengarkan pendapat teman ketika berdiskusi

Membantu tetangga yang mengalami musibah

Bekerja sama dalam kegiatan sosial yang baik

Tidak mengucilkan teman dari kelompok belajar

Menjaga kebersihan dan ketenangan lingkungan

Membantu ketika membutuhkan pertolongan

Membantu teman yang mengalami kesulitan

Tidak membeda-bedakan bantuan berdasarkan latar belakang

Menghormati pelaksanaan ibadah masing-masing

Tetap menjaga akidah dan melaksanakan ibadah sesuai ajaran Islam

D. Kegiatan Mengamati Video 🎬

Guru menayangkan video pendek bertema keberagaman, persahabatan, toleransi, atau gotong royong.

Pertanyaan setelah menonton:

  1. Perbedaan apa yang terlihat dalam video?
  2. Perilaku baik apa yang ditunjukkan tokoh dalam video?
  3. Apa akibatnya jika seseorang mengejek atau mengucilkan orang lain?
  4. Apa yang akan kamu lakukan jika melihat teman diperlakukan tidak adil?

E. Aktivitas Bermakna: “Aku Berbeda, Kita Tetap Bersaudara” 🎭

Peserta didik dibagi menjadi beberapa kelompok. Setiap kelompok memperoleh satu kartu situasi.

Kartu

Situasi

🃏 Situasi 1

Seorang teman diejek karena memiliki kebiasaan yang berbeda.

🃏 Situasi 2

Tetangga yang berbeda agama membutuhkan bantuan ketika mengalami musibah.

🃏 Situasi 3

Dua anggota kelompok memiliki pendapat yang berbeda saat mengerjakan tugas.

Tugas kelompok:

  1. Mengidentifikasi masalah.
  2. Menentukan tindakan yang tepat.
  3. Memeragakan solusi melalui bermain peran.
  4. Menyampaikan nilai akhlak yang dapat dipelajari.

8️⃣ Latihan / Post-Test 📝

Pilihlah jawaban yang paling tepat.

1. Allah menciptakan manusia dengan beragam suku dan bangsa agar manusia ....

  • A. saling bersaing untuk menjadi paling hebat
  • B. saling mengenal dan menghormati
  • C. memilih teman yang sama saja
  • D. menghindari orang yang berbeda

2. Ketika pendapat teman berbeda dengan pendapatmu, sikap yang tepat adalah ....

  • A. memaksakan pendapat sendiri
  • B. meninggalkan kelompok
  • C. mendengarkan dan mendiskusikan pendapat dengan santun
  • D. mengejek pendapat teman

3. Tetanggamu yang berbeda agama mengalami musibah. Sikap yang sesuai dengan akhlak mulia adalah ....

  • A. membiarkannya karena berbeda agama
  • B. membantu dengan ikhlas sesuai kemampuan
  • C. menunggu orang lain membantu
  • D. menjauhinya

4. Perilaku yang tidak mencerminkan penghargaan terhadap perbedaan adalah ....

  • A. bekerja sama dalam tugas kelompok
  • B. menolong teman yang kesulitan
  • C. menghormati teman yang berbeda kebiasaan
  • D. mengucilkan teman karena latar belakangnya

5. Hubungan antara Allah Al-Khaliq dan sikap menghargai perbedaan adalah ....

  • A. semua manusia harus memiliki kebiasaan yang sama
  • B. perbedaan menunjukkan bahwa manusia boleh saling merendahkan
  • C. manusia perlu menghargai sesama sebagai ciptaan Allah
  • D. manusia hanya boleh berbuat baik kepada teman dekat

6. Saat teman sedang menjalankan ibadah sesuai agamanya, tindakan yang tepat adalah ....

  • A. mengganggunya agar ikut kegiatan kita
  • B. menghormati dan tidak mengganggu ibadahnya
  • C. mengejek cara ibadahnya
  • D. memaksanya mengikuti ibadah kita

7. Allah Ar-Razzaq mengajarkan kita untuk ....

  • A. menyimpan semua rezeki untuk diri sendiri
  • B. hanya membantu orang yang sependapat
  • C. bersyukur dan berbagi kebaikan dengan sesama
  • D. merasa lebih baik daripada orang lain

8. Dalam diskusi kelompok, seorang teman terus-menerus tidak diberi kesempatan berbicara. Tindakan terbaik adalah ....

  • A. membiarkannya karena bukan urusan kita
  • B. mengajak kelompok memberikan kesempatan kepadanya
  • C. ikut mengabaikannya
  • D. menghentikan diskusi tanpa penjelasan

9. Menghargai perbedaan agama berarti ....

  • A. mengikuti semua ibadah agama lain
  • B. mencampuradukkan seluruh keyakinan
  • C. menghormati orang lain tanpa meninggalkan akidah sendiri
  • D. tidak boleh berteman dengan pemeluk agama lain

10. Setelah mempelajari materi ini, tindakan nyata yang paling tepat adalah ....

  • A. berteman hanya dengan orang yang sama dengan kita
  • B. menghindari tetangga yang berbeda kebiasaan
  • C. menghormati, menolong, dan tidak mengejek orang lain
  • D. memaksakan semua teman memiliki pendapat yang sama

Rabu, 30 September 2026

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM V

 



Pendidikan Agama Islam

Belajar Pendidikan Agama Islam dengan seru, bermakna, dan menyenangkan — bersama Asmaul Husna.

🧑‍🏫 Identitas Pembelajaran



Nama Guru

Rahmawati Handayani

Hari / Tanggal

Kamis, 1 Oktober 2026

Fase / Kelas

C / V Aisyah

Mata Pelajaran

Pendidikan Agama Islam

Materi

Asmaul Husna: Al-Qawiyyu, Al-Qayyum, Al-Muhyi, Al-Mumit, dan Al-Ba'its (Latihan  Soal)


🌟 Apersepsi

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ

Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Alhamdulillah, hari ini kita dapat kembali belajar bersama dalam keadaan sehat dan penuh semangat. Sebelum memulai pembelajaran, mari kita mengingat kebesaran dan kekuasaan Allah melalui Asmaul Husna.

Al-Qawiyyu — Allah Maha Kuat. Semua kekuatan yang kita miliki berasal dari Allah. Oleh karena itu, kita harus menggunakan kekuatan untuk melakukan kebaikan.

Al-Qayyum — Allah Maha Berdiri Sendiri dan Maha Menegakkan serta Memelihara segala sesuatu. Allah tidak membutuhkan siapa pun, sedangkan semua makhluk membutuhkan pertolongan dan pemeliharaan-Nya.

Al-Muhyi — Allah Maha Menghidupkan. Allah memberikan kehidupan kepada seluruh makhluk dan berkuasa menghidupkan kembali makhluk-Nya.

Al-Mumit — Allah Maha Mematikan. Setiap makhluk yang hidup akan mengalami kematian sesuai dengan ketetapan Allah.

Al-Ba'its — Allah Maha Membangkitkan. Allah berkuasa membangkitkan seluruh manusia setelah kematian untuk mempertanggungjawabkan amal perbuatannya.

Hari ini kita akan belajar memahami makna Al-Qawiyyu, Al-Qayyum, Al-Muhyi, Al-Mumit, dan Al-Ba'its, serta bagaimana cara menerapkan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

Mari belajar dengan fokus, semangat, dan hati yang gembira! 🎉

"Mengenal Asmaul Husna membantu kita semakin mengenal kebesaran Allah dan memperbaiki perilaku kita."


🧘 Mindful

Peserta didik mengikuti pembelajaran dengan penuh perhatian. Peserta didik membaca dan menyebutkan Al-Qawiyyu, Al-Qayyum, Al-Muhyi, Al-Mumit, dan Al-Ba'its dengan tenang, kemudian merenungkan bahwa kekuatan, kehidupan, kematian, dan kebangkitan manusia berada dalam kekuasaan Allah Swt.


💡 Meaningful

Pembelajaran dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari.

Peserta didik memahami bahwa:

  • Meyakini Al-Qawiyyu mendorong kita menjadi pribadi yang kuat dan tidak mudah menyerah dalam kebaikan.
  • Meyakini Al-Qayyum mengajarkan kita untuk selalu memohon pertolongan dan bergantung kepada Allah.
  • Meyakini Al-Muhyi menumbuhkan rasa syukur atas kehidupan yang diberikan Allah.
  • Meyakini Al-Mumit mengingatkan kita bahwa setiap makhluk akan mengalami kematian.
  • Meyakini Al-Ba'its menumbuhkan kesadaran bahwa manusia akan dibangkitkan dan mempertanggungjawabkan amal perbuatannya.

🎉 Joyful

Pembelajaran berlangsung menyenangkan melalui permainan "Tebak Asmaul Husna", mencocokkan nama Asmaul Husna dengan artinya, kartu pasangan nama dan makna, kuis kelompok, serta permainan "Aku Meneladaninya" dengan menghubungkan Asmaul Husna dengan contoh perilaku dalam kehidupan sehari-hari.


🧭 Alur Tujuan Pembelajaran

1. Mengenal dan menyebutkan

Peserta didik mampu menyebutkan Al-Qawiyyu, Al-Qayyum, Al-Muhyi, Al-Mumit, dan Al-Ba'its dengan benar.

2. Memahami makna

Peserta didik mampu menjelaskan arti dan makna kelima Asmaul Husna tersebut.

3. Menganalisis sikap

Peserta didik mampu menghubungkan makna Asmaul Husna dengan contoh perilaku dalam kehidupan sehari-hari.

4. Mengamalkan nilai

Peserta didik mampu menunjukkan sikap kuat dalam kebaikan, memohon pertolongan Allah, bersyukur atas kehidupan, memanfaatkan waktu dengan baik, serta mempersiapkan diri dengan amal saleh sebagai bekal kehidupan akhirat.


📖 Pembahasan Materi

💪 Al-Qawiyyu

Al-Qawiyyu artinya Allah Maha Kuat.

Allah memiliki kekuatan yang sempurna dan tidak terbatas. Sebagai manusia, kita memiliki keterbatasan sehingga harus memohon pertolongan dan kekuatan kepada Allah.

Contoh penerapan:

  • Tidak mudah menyerah dalam belajar.
  • Berani melakukan kebaikan.
  • Menggunakan kekuatan untuk membantu orang lain.
  • Tidak menyombongkan kekuatan yang dimiliki.

🌿 Al-Qayyum

Al-Qayyum artinya Allah Maha Berdiri Sendiri dan Maha Menegakkan serta Memelihara segala sesuatu.

Allah tidak membutuhkan makhluk, sedangkan semua makhluk membutuhkan Allah.

Contoh penerapan:

  • Rajin berdoa kepada Allah.
  • Berserah diri setelah berusaha.
  • Menyadari bahwa manusia memiliki keterbatasan.
  • Tidak sombong dan tidak merasa mampu melakukan segala sesuatu tanpa pertolongan Allah.

🌱 Al-Muhyi

Al-Muhyi artinya Allah Maha Menghidupkan.

Allah adalah Dzat yang memberikan kehidupan kepada seluruh makhluk. Kehidupan manusia, hewan, tumbuhan, dan seluruh makhluk merupakan karunia Allah.

Contoh penerapan:

  • Bersyukur atas kehidupan yang diberikan Allah.
  • Menjaga kesehatan.
  • Menyayangi makhluk hidup.
  • Menggunakan kehidupan untuk beribadah dan melakukan kebaikan.

🌙 Al-Mumit

Al-Mumit artinya Allah Maha Mematikan.

Allah menentukan kehidupan dan kematian setiap makhluk. Setiap manusia akan mengalami kematian sehingga kita harus menggunakan kehidupan di dunia untuk mempersiapkan bekal amal kebaikan.

Contoh penerapan:

  • Rajin beribadah.
  • Memperbanyak amal kebaikan.
  • Tidak menyia-nyiakan waktu.
  • Menjauhi perbuatan buruk.

🌟 Al-Ba'its

Al-Ba'its artinya Allah Maha Membangkitkan.

Allah berkuasa membangkitkan manusia setelah kematian. Pada hari akhir, manusia akan dibangkitkan untuk mempertanggungjawabkan seluruh amal perbuatannya.

Contoh penerapan:

  • Rajin melakukan amal saleh.
  • Menjaga ucapan dan perbuatan.
  • Bertanggung jawab atas setiap tindakan.
  • Menyadari bahwa setiap perbuatan akan mendapatkan balasan dari Allah.
  • Mempersiapkan bekal untuk kehidupan akhirat.

🎬 Video Pembelajaran

"Mengenal 5 Asmaul Husna: Al-Qawiyyu, Al-Qayyum, Al-Muhyi, Al-Mumit, dan Al-Ba'its"

Video pembelajaran menampilkan pengertian kelima Asmaul Husna, contoh kebesaran Allah dalam kehidupan, serta contoh perilaku yang dapat dilakukan peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.


🧩 Media / Alat Peraga

  • Kartu Asmaul Husna.
  • Kartu arti dan makna.
  • Kartu contoh perilaku.
  • Poster Asmaul Husna.
  • Papan permainan mencocokkan nama dan arti.
  • Video pembelajaran.
  • Kuis interaktif.

🎮 Kegiatan Latihan

Permainan "Pasangkan Aku"

Peserta didik bekerja secara berkelompok untuk mencocokkan:

Nama Asmaul Husna → Arti → Contoh perilaku

Contoh:

Al-Qawiyyu → Allah Maha Kuat → Tidak mudah menyerah dalam belajar.

Al-Qayyum → Allah Maha Berdiri Sendiri dan Maha Menegakkan/Memelihara segala sesuatu → Berdoa dan memohon pertolongan Allah.

Al-Muhyi → Allah Maha Menghidupkan → Bersyukur atas kehidupan.

Al-Mumit → Allah Maha Mematikan → Menggunakan waktu hidup untuk berbuat baik.

Al-Ba'its → Allah Maha Membangkitkan → Mempersiapkan diri dengan amal saleh.


✍️ Kegiatan Latihan

Bagian A. Soal Isian (5 Soal)

1. Asmaul Husna yang berarti Allah Maha Kuat adalah ....

2. Al-Qayyum berarti Allah Maha Berdiri Sendiri dan Maha .... segala sesuatu.

3. Allah yang Maha Menghidupkan disebut ....

4. Al-Mumit memiliki arti Allah Maha ....

5. Al-Ba'its memiliki arti Allah Maha ....


Bagian B. Soal Essay (5 Soal)

1. Jelaskan arti Asmaul Husna Al-Qawiyyu dan berikan satu contoh perilaku yang dapat kamu lakukan sebagai bentuk pengamalannya!

2. Apa yang kamu pahami tentang Al-Qayyum? Bagaimana sikap kita sebagai manusia yang selalu membutuhkan pertolongan Allah?

3. Mengapa kita harus bersyukur kepada Allah yang memiliki sifat Al-Muhyi? Berikan dua contoh sikap bersyukur!

4. Apa yang sebaiknya kita lakukan setelah memahami bahwa Allah adalah Al-Mumit dan Al-Ba'its?

5. Bagaimana cara menerapkan nilai-nilai Al-Qawiyyu, Al-Qayyum, Al-Muhyi, Al-Mumit, dan Al-Ba'its dalam kehidupan sehari-hari?


🌟 Refleksi Pembelajaran Hari Ini

Hari ini saya belajar bahwa Allah memiliki Asmaul Husna Al-Qawiyyu, Al-Qayyum, Al-Muhyi, Al-Mumit, dan Al-Ba'its.

Saya paling memahami tentang ....

Saya menyadari bahwa ....

Saya akan menerapkan pembelajaran hari ini dengan cara ....

Hal baik yang ingin saya lakukan setelah belajar materi ini adalah ....


👩‍🏫 Refleksi Hasil Pembelajaran