Hari/Tanggal : Selasa / 27 Januari 2026
Materi : Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tin dan Hadits tentang Silaturahim
Sub Materi : Hadits tentang Silaturahim
Materi : Mari Mengaji dan Mengkaji QS. At-Tin dan Hadits tentang Silaturahim
Sub Materi : Hadits tentang Silaturahim
🎯 Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti pembelajaran, peserta didik diharapkan mampu:
1. Membaca hadits tentang silaturahim dengan lancar.
2. Menulis hadits tentang silaturahim dengan benar dan rapi.
3. Menjelaskan makna sederhana dari hadits tentang silaturahim.
4. Menunjukkan sikap gemar menjalin silaturahim dalam kehidupan sehari-hari
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh 🌸
Anak-anak shalih dan shalihah kelas 4 yang Umi banggakan, bagaimana kabarnya hari ini? Semoga semuanya sehat, bahagia, dan siap belajar ya.
Hari ini kita akan belajar membaca dan menulis hadits Rasulullah ﷺ tentang silaturahim. Siapa yang tahu apa itu silaturahim? Betul sekali, silaturahim adalah menyambung tali persaudaraan, seperti mengunjungi keluarga, menyapa teman, dan saling memaafkan.
Yuk, kita belajar dengan sungguh-sungguh agar bisa membaca hadits dengan lancar dan menuliskannya dengan rapi ✨
MATERI AJAR
Menulis Hadits
Langkah-langkah:
1. Menyalin hadits dengan melihat contoh.
2. Memperhatikan bentuk huruf hijaiyah.
3. Menulis dengan harakat lengkap.
4. Tidak ada coretan dan tulisan rapi.
Latihan:
Tuliskan kembali hadits di buku tulismu dengan rapi dan lengkap harakatnya.
Makna dan Pesan Hadits
Isi kandungan hadits:
Isi kandungan hadits:
- Silaturahim dapat melapangkan rezeki.
- Silaturahim membuat hidup lebih berkah.
- Allah menyukai hamba yang menjaga hubungan keluarga.
- Kita harus hormat kepada orang tua, menyayangi saudara, dan menjaga persahabatan.
🌟 Contoh Penerapan dalam Kehidupan
- Mengunjungi kakek dan nenek.
- Menelepon keluarga yang jauh.
- Tidak bertengkar dengan saudara.
- Saling memaafkan teman.
Kesimpulan Hasil Pembelajaran :
Pada kelas IV Ummu Kultsum, proses pembelajaran berjalan efektif dan peserta didik menunjukkan antusiasme yang baik. Dari 24 peserta didik, 22 siswa sudah memahami materi dengan baik, mampu membaca hadits dengan lancar, menulis dengan benar, serta menjelaskan maknanya secara sederhana.
Sementara itu, 2 siswa masih memerlukan pendampingan, khususnya dalam aspek kelancaran membaca dan ketepatan penulisan harakat. Secara keseluruhan, hasil pembelajaran menunjukkan perkembangan yang positif.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar