Minggu, 12 Januari 2025

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IV



Hari/Tanggal    :  Senin / 13 Januari 2025
BAB  6               : B. Memahami Pesan Pokok QS. At-Tin

Capaian Pembelajaran   :
Peserta didik mampu membaca Surah-Surah pendek atau ayat al-Qur'an dan
menjelaskan pesan pokoknya dengan baik.

Tujuan Pembelajaran :
Setelah selesai mengikuti pembelajaran hari ini peserta didik diharapkan
mampu memahami pesan pokok QS. At-Tin dengan baik.




  
MATERI AJAR


Assalamu'alaikum....
Pa kabar anak-anak sholih dan sholihah yang hebat...
Semoga aktivitas hari ini kita tetap semangat yaaa...
Menyambut memasuki semester genap...
Yuuk kita persiapkan diri kita untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.
Baik, anak-anak hebat....
Pertemuan kita hari ini akan membahas tentang PESAN POKOK QS. At-Tin...
Simak baik-baik ya dan perhatikan materi di bawah ini...
Sekarang, ayo belajar surah at-Tīn!

B. Memahami Pesan Pokok Q.S. At-Tīn

Tahukah kalian, apa arti at-Tīn? Mengapa disebut surah at-Tīn? 
Surah at-Tīn adalah surah ke-95 dalam Al-Qur’an terdiri atas 8 ayat. Surah 
ini termasuk surah Makkiyah atau surah yang diturunkan ketika Rasul saw. 
berada di periode Mekkah atau sebelum hijrah. 

Para ulama menamai surah ini dengan at-Tīn atau Wa at-Tīn. Nama at-Tīn 
terambil dari kata pada ayat pertama surah ini. At-Tīn artinya buah tin.
Anak-Anak, tahukah kalian, apa pesan pokok surah at-Tīn? Mengapa surah 
ini diawali dengan sumpah atas nama buah tin dan zaitun, bukan yang lain? 
Mengapa Allah menjadikan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya? 
Sebutkan apa saja kelebihan manusia dibanding makhluk lain? Walaupun 
sempurna, mengapa manusia bisa terjerumus ke tempat yang serendah-rendahnya?

 PERHATIKAN PENJELASAN QS. AT-TIN, BERIKUT :

AYAT 1 - 3 ;

Buah Tin dan Zaitun banyak tumbuh di Syam (sekarang negara Palestina, 
Suriah, Yordania dan Lebanon) dan Baitul Maqdis (Yerusalem Palestina), tempat 
para nabi diutus, antara lain Nabi Isa a.s. Gunung Sinai di Mesir adalah tempat 
Nabi Musa a.s. bermunajat. Sedangkan Makkah adalah tempat kelahiran dan 
pengutusan Nabi Muhammad saw. Ketiga nabi ini memiliki misi yang sama, 
yaitu mengajak manusia menuju tauhid atau mengesakan Allah.

AYAT 4 ;
Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya,
Allah telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya, jauh 
lebih sempurna daripada hewan. Allah juga membekali manusia dengan akal dan 
sifat-sifat yang unggul. Dengan kelebihan-kelebihan itulah Allah memberikan 
amanat kepada manusia sebagai pemimpin di bumi. Manusia sebagai pemimpin 
bertugas untuk melestarikan bumi.

AYAT 5 ; 
Bila manusia durhaka kepada Allah dan tidak menaati utusan-Nya, maka 
akan dikembalikan ke tempat yang serendah-rendahnya, yaitu ke neraka. Tubuh 
sempurna yang dilengkapi akal namun durhaka, tidak akan menyelamatkan 
manusia dari azab Allah.

AYAT 6 ;
Orang-orang yang benar-benar beriman dan mengerjakan kebajikan akan 
dibalas dengan pahala yang tidak ada putus-putusnya dan diselamatkan dari 
neraka.

AYAT 7 ;
Allah menciptakanmu dengan bentuk yang sempurna. Melewati berbagai 
tahap dari bayi, anak, kemudian akan menjadi remaja, dewasa, tua, hingga 
meninggal. Itu merupakan bukti yang paling jelas tentang kekuasaan Allah. 
Dia Mahakuasa untuk membangkitkanmu dari kematian. Maka, apa yang 
menyebabkan mereka mendustakanmu tentang hari pembalasan yaitu hari 
kiamat setelah adanya keterangan-keterangan yang gamblang itu?

AYAT 8 ; 
Jangan kaukira Allah menciptakan manusia secara sia-sia. Allah telah
menurunkan aturan syariat. Dia akan memberi putusan dengan adil yaitu
memberi pahala kepada orang yang taat dan menghukum orang yang bersalah.


TUGAS HARI INI ;


RANGKUMAN MATERI HARI INI :

Nabi diutus ke muka bumi semata-mata untuk 
mengajak manusia menuju tauhid atau mengesakan Allah.

Sungguh, Allah SWT telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.
Bila manusia durhaka kepada Allah dan tidak menaati utusan-Nya, maka 
akan dikembalikan ke tempat yang serendah-rendahnya, yaitu ke neraka. Tubuh 
sempurna yang dilengkapi akal namun durhaka, tidak akan menyelamatkan 
manusia dari azab Allah.

Orang-orang yang benar-benar beriman dan mengerjakan kebajikan akan 
dibalas dengan pahala yang tidak ada putus-putusnya dan diselamatkan dari 
neraka.


WAASSALAMU'ALAIKUM...


KESIMPULAN HASIL PEMBELAJARAN HARI INI


Alhamdulillah anak-anak semua sudah dapat memahami isi pesan pokok QS.At-tin selama kegiatan berlangsung. Namun, masih ada 2 siswa yang belum dapat memahami isi pesan pokok dalam QS. At-Tin. Anak-anak dapat menerapkan makna dari QS.At-Tin dalam kehidupan sehari-hari. Semoga dengan belajar lebih giat,dan terbiasa mempraktekkannya anak-anak semua dapat menjadi lebih baik lagi.  aamiin....


Rabu, 08 Januari 2025

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IV

 





Hari/Tanggal    : Kamis / 9 Januari 2025
BAB  6  : Membaca QS. At-Tin


Capaian Pembelajaran   :
Peserta didik mampu membaca Surah-Surah pendek atau ayat al-Qur'an dan
menjelaskan pesan pokoknya dengan baik.


Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik mampu membaca QS. At-Tin dengan Tartil.

  
MATERI AJAR


Assalamu'alaikum....
Pa kabar anak-anak sholih dan sholihah yang hebat...
Semoga aktivitas hari ini kita tetap semangat yaaa...


Menyambut memasuki semester genap...
Yuuk kita persiapkan diri kita untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.


Baik, anak-anak hebat....
Pertemuan kita hari ini akan membahas tentang QS. At-Tin...


Simak baik-baik ya dan perhatikan materi di bawah ini...
Sekarang, ayo belajar surah at-Tīn!


A. Membaca Q.S. At-Tīn
Bacalah surah at-Tīn berikut dengan benar!
Mulailah dengan membaca taawuz dan basmalah. Perhatikan warnanya. 
Hijau berarti dibaca memantul (qalqalah). Tentu kalian ingat, bukan, hukum 
bacaan qalqalah di kelas 3? Biru berarti dibaca dengan samar dan mendengung. 
Kuning berarti dibaca jelas.




Anak-Anak, Allah memerintahkan membaca Al-Qur’an dengan tartil. 
Tartil berarti membaca dengan memperhatikan hukum bacaan tajwid dengan benar. 
Bagaimana membaca Al-Qur’an dengan tartil?
Perhatikan contoh potongan ayat surah at-Tīn pada tabel berikut!









Pesan Pembelajaran hari ini...
Anak-Anak, biasakan belajar mengaji setiap hari. Allah Swt. memberikan 
penghargaan kepada orang yang belajar Al-Qur’an, walaupun membacanya 
masih terbata-bata. Rasulullah saw. bersabda : 




Artinya:
“Orang yang lancar membaca Al-Qur’an akan bersama para malaikat mulia lagi 
taat dan orang yang terbata-bata membaca Al-Qur’an dan bersusah payah 
(mempelajarinya) maka baginya dua pahala.” (H.R. Muslim dari Aisyah r.a.)

Kesimpulan Pembelajaran hari ini...

Dalam Tingkat Penguasaan
Sebagian besar siswa telah mampu membaca QS. At-Tin dengan baik dan lancar. Mereka memahami kaidah tajwid sederhana seperti mad, idgham, dan ghunnah. Namun, masih ada beberapa siswa yang memerlukan pendampingan lebih lanjut.

Pencapaian Target Pembelajaran di kelas IV C ;
Dari 25 siswa, sekitar 80% (20 siswa) telah mencapai target pembelajaran dengan kriteria baik atau sangat baik, sedangkan 20% (5 siswa) membutuhkan latihan lebih intensif untuk memperbaiki lafal dan kelancaran membaca.

Kendala yang Ditemui ;
-Penerapan hukum tajwid secara konsisten.
-Kelancaran membaca tanpa tersendat.
Beberapa siswa menghadapi kesulitan dalam 

Senin, 06 Januari 2025

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IV





Hari/Tanggal    : Selasa / 7 Januari 2025

BAB  6  : Membaca QS. At-Tin


Capaian Pembelajaran   :

Peserta didik mampu membaca Surah-Surah pendek atau ayat al-Qur'an dan

menjelaskan pesan pokoknya dengan baik.


Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik mampu membaca QS. At-Tin dengan Tartil.

  

MATERI AJAR


Assalamu'alaikum....

Pa kabar anak-anak sholih dan sholihah yang hebat...

Semoga aktivitas hari ini kita tetap semangat yaaa...


Menyambut memasuki semester genap...

Yuuk kita persiapkan diri kita untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.


Baik, anak-anak hebat....

Pertemuan kita hari ini akan membahas tentang QS. At-Tin...


Simak baik-baik ya dan perhatikan materi di bawah ini...

Sekarang, ayo belajar surah at-Tīn!


A. Membaca Q.S. At-Tīn

Bacalah surah at-Tīn berikut dengan benar!

Mulailah dengan membaca taawuz dan basmalah. Perhatikan warnanya. 

Hijau berarti dibaca memantul (qalqalah). Tentu kalian ingat, bukan, hukum 

bacaan qalqalah di kelas 3? Biru berarti dibaca dengan samar dan mendengung. 

Kuning berarti dibaca jelas.




Anak-Anak, Allah memerintahkan membaca Al-Qur’an dengan tartil. 

Tartil berarti membaca dengan memperhatikan hukum bacaan tajwid dengan benar. 

Bagaimana membaca Al-Qur’an dengan tartil?

Perhatikan contoh potongan ayat surah at-Tīn pada tabel berikut!







Pesan Pembelajaran hari ini...

Anak-Anak, biasakan belajar mengaji setiap hari. Allah Swt. memberikan 

penghargaan kepada orang yang belajar Al-Qur’an, walaupun membacanya 

masih terbata-bata. Rasulullah saw. bersabda : 




Artinya:

“Orang yang lancar membaca Al-Qur’an akan bersama para malaikat mulia lagi 
taat dan orang yang terbata-bata membaca Al-Qur’an dan bersusah payah 
(mempelajarinya) maka baginya dua pahala.” (H.R. Muslim dari Aisyah r.a.)


Kesimpulan Pembelajaran hari ini...


Dalam Tingkat Penguasaan
Sebagian besar siswa telah mampu membaca QS. At-Tin dengan baik dan lancar. Mereka memahami kaidah tajwid sederhana seperti mad, idgham, dan ghunnah. Namun, masih ada beberapa siswa yang memerlukan pendampingan lebih lanjut.

Pencapaian Target Pembelajaran di kelas IV B ;
Dari 27 siswa, sekitar 89% (24 siswa) telah mencapai target pembelajaran dengan kriteria baik atau sangat baik, sedangkan 11% (3 siswa) membutuhkan latihan lebih intensif untuk memperbaiki lafal dan kelancaran membaca.


Kendala yang Ditemui ;
Beberapa siswa menghadapi kesulitan dalam 
-Penerapan hukum tajwid secara konsisten.
-Kelancaran membaca tanpa tersendat.


Minggu, 05 Januari 2025

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IV





Hari/Tanggal    : Senin / 6 Januari 2025

BAB  6             : Membaca QS. At-Tin


Capaian Pembelajaran   :

Peserta didik mampu membaca Surah-Surah Pendek atau ayat al-Qur'an dan

menjelaskan pesan pokoknya dengan baik.


Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik mampu membaca QS. At-Tin dengan Tartil.

  


MATERI AJAR


Assalamu'alaikum....

Pa kabar anak-anak sholih dan sholihah yang hebat...

Semoga aktivitas hari ini kita tetap semangat yaaa...


Menyambut memasuki semester genap...

Yuuk kita persiapkan diri kita untuk menjadi lebih baik dari sebelumnya.



Baik, anak-anak hebat....

Pertemuan kita hari ini akan membahas tentang QS. At-Tin...


Simak baik-baik ya dan perhatikan materi di bawah ini...


Sekarang, ayo belajar surah at-Tīn!


A. Membaca Q.S. At-Tīn

Bacalah surah at-Tīn berikut dengan benar!

Mulailah dengan membaca taawuz dan basmalah. Perhatikan warnanya. 

Hijau berarti dibaca memantul (qalqalah). Tentu kalian ingat, bukan, hukum 

bacaan qalqalah di kelas 3? Biru berarti dibaca dengan samar dan mendengung. 

Kuning berarti dibaca jelas.





Anak-Anak, Allah memerintahkan membaca Al-Qur’an dengan tartil. 

Tartil berarti membaca dengan memperhatikan hukum bacaan tajwid dengan benar. 

Bagaimana membaca Al-Qur’an dengan tartil?

Perhatikan contoh potongan ayat surah at-Tīn pada tabel berikut!












Kesimpulan Pembelajaran hari ini...


Tingkat Penguasaan

Sebagian besar siswa telah mampu membaca QS. At-Tin dengan baik dan lancar. Mereka memahami kaidah tajwid sederhana seperti mad, idgham, dan ghunnah. Namun, masih ada beberapa siswa yang memerlukan pendampingan lebih lanjut.


Pencapaian Target Pembelajaran di kelas IV A ;

Dari 26 siswa, sekitar 80% (20 siswa) telah mencapai target pembelajaran dengan kriteria baik atau sangat baik, sedangkan 20% (6 siswa) membutuhkan latihan lebih intensif untuk memperbaiki lafal dan kelancaran membaca.


Kendala yang Ditemui ;

Beberapa siswa menghadapi kesulitan dalam:

Pengucapan huruf-huruf hijaiyah tertentu (seperti ‘ain dan ghain).

Penerapan hukum tajwid secara konsisten.

Kelancaran membaca tanpa tersendat.


Strategi Perbaikan;

Memberikan latihan membaca secara kelompok agar siswa yang belum lancar dapat belajar dari teman yang lebih mahir.

Memberikan pengulangan materi tajwid untuk meningkatkan pemahaman siswa.

Menggunakan media pembelajaran interaktif, seperti audio atau video tilawah, untuk memperbaiki intonasi dan pelafalan.


Sikap Siswa;

Siswa menunjukkan antusiasme dalam pembelajaran QS. At-Tin, terbukti dari semangat mereka dalam berlatih membaca di kelas.








Minggu, 29 September 2024

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IV

 


Hari / Tanggal  : Senin / 30 September  2024

Bab  3 :  Saling Menghormati dan Menghargai Orang yang Berbeda Agama



MATERI AJAR




Pernahkah kalian mengalami hal seperti cerita tersebut di sekolah atau di rumah?

Dalam berteman kalian tidak boleh pilih-pilih karena adanya perbedaan di 

antara kalian. Perbedaan agama, suku atau yang lain bukan penghalang untuk 

mewujudkan persaudaraan. Persaudaraan sesama muslim, persaudaraan 

sesama manusia, dan persaudaraan sesama warga bangsa. Sebab, keragaman 

sebagai keniscayaan (sunnatullah) dan anugerah  yang harus disyukuri sekaligus 

menjadi kekuatan untuk maju bersama. 

Sikap terbaik dalam keragaman dan perbedaan adalah saling menghargai 

dan menghormati yang dikenal dengan toleransi. Toleransi diwujudkan dengan: 

1. Memberikan kebebasan kepada orang lain. 

2. Mengakui hak setiap individu.

3. Menghormati keyakinan orang lain.

4. Saling mengerti







VIDEO PEMBELAJARAN :


KEGIATAN PERTEMUAN KITA HARI INI BERDISKUSI BERSAMA KELOMPOK YA..
PERHATIKAN ARAHAN DI BAWAH INI !


Kesimpulan pembelajaran hari ini ;

Sesungguhnya ilmu diraih melalui belajar dan kelembutan sikap diraih dengan terus berupaya untuk bersikap lembut.

Rabu, 25 September 2024

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IV




Hari/Tanggal  :  Kamis / 26 September 2024 (4C)
Materi             : Pelaksanaan PH ke-2 (Teladan Lima Asmaul Husna)

Tujuan Pembelajaran :
Peserta Didik diharapkan mampu memahami materi tentang lima Asmaul Husna dengan benar


Rangkuman Materi Asmaul Husna

Asmaul Husna adalah nama-nama Allah yang indah dan baik, yang menunjukkan sifat-sifat-Nya yang sempurna. Mengetahui dan memahami Asmaul Husna dapat menginspirasi kita untuk meniru sifat-sifat mulia tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Di kelas 4, siswa belajar tentang lima Asmaul Husna: Al-Malik, Al-Aziz, Al-Quddus, As-Salam, dan Al-Mu'min.


1. Al-Malik (Allah Maha Merajai)

Makna: Allah adalah Raja yang menguasai seluruh alam semesta. Segala sesuatu yang ada di dunia ini berada dalam kekuasaan-Nya.

Contoh Berakhlak: Kita harus bertanggung jawab dan bersikap adil seperti seorang pemimpin yang bijaksana. Contoh perilaku sehari-hari adalah memimpin teman-teman dengan adil saat bermain atau melakukan kegiatan kelompok.

2. Al-Aziz (Allah Maha Perkasa)

Makna: Allah adalah Yang Maha Perkasa dan memiliki kekuatan yang tak tertandingi. Tiada yang dapat mengalahkan kekuasaan-Nya.

Contoh Berakhlak: Kita harus memiliki keberanian dan semangat dalam menghadapi tantangan, serta tidak mudah menyerah. Contohnya, jika menghadapi kesulitan dalam pelajaran, tetap berusaha dan tidak putus asa.

3. Al-Quddus (Allah Maha Suci)

Makna: Allah Maha Suci dari segala kekurangan dan kesalahan. Dia adalah Yang Paling Suci dan terlepas dari segala dosa.

Contoh Berakhlak: Kita harus menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan hati kita. Contoh perilaku adalah membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan tempat ibadah, dan menjauhi perilaku buruk.

4. As-Salam (Allah Maha Pemberi Keselamatan)

Makna: Allah adalah Sumber Kedamaian dan Keselamatan. Dia memberikan kedamaian dan kesejahteraan kepada makhluk-Nya.

Contoh Berakhlak: Kita harus menjadi pribadi yang menyebarkan kedamaian dan berbuat baik kepada sesama. Misalnya, bersikap ramah, membantu teman yang kesulitan, dan menjaga kerukunan dengan keluarga dan teman.

5. Al-Mu'min (Allah Maha Pemberi Keamanan)

Makna: Allah adalah Pemberi rasa aman dan keselamatan bagi hamba-hamba-Nya. Dia melindungi kita dari segala bahaya.

Contoh Berakhlak: Kita harus melindungi orang lain dan memberikan rasa aman bagi mereka. Contoh perilaku adalah membantu teman yang sedang takut atau menghibur teman yang sedih agar merasa lebih nyaman dan aman.

Kesimpulan

Dengan memahami dan menerapkan nilai-nilai dari lima Asmaul Husna ini, siswa diharapkan bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan berakhlak mulia. Sikap seperti adil, bertanggung jawab, pemberani, menjaga kebersihan, menyebarkan kedamaian, dan memberikan rasa aman adalah bentuk akhlak terpuji yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.


Minggu, 22 September 2024

PENDIDIKAN AGAMA ISLAM IV

 

Hari/Tanggal  : Senin / 23 September 2024

Materi             : Pelaksanaan PH ke-2 (Teladan Lima Asmaul Husna)

Tujuan Pembelajaran :

Peserta Didik diharapkan mampu memahami materi tentang lima Asmaul Husna dengan benar


Rangkuman Materi Asmaul Husna

Asmaul Husna adalah nama-nama Allah yang indah dan baik, yang menunjukkan sifat-sifat-Nya yang sempurna. Mengetahui dan memahami Asmaul Husna dapat menginspirasi kita untuk meniru sifat-sifat mulia tersebut dalam kehidupan sehari-hari. 


1. Al-Malik (Allah Maha Merajai)

Makna: Allah adalah Raja yang menguasai seluruh alam semesta. Segala sesuatu yang ada di dunia ini berada dalam kekuasaan-Nya.

Contoh Berakhlak: Kita harus bertanggung jawab dan bersikap adil seperti seorang pemimpin yang bijaksana. Contoh perilaku sehari-hari adalah memimpin teman-teman dengan adil saat bermain atau melakukan kegiatan kelompok.

2. Al-Aziz (Allah Maha Perkasa)

Makna: Allah adalah Yang Maha Perkasa dan memiliki kekuatan yang tak tertandingi. Tiada yang dapat mengalahkan kekuasaan-Nya.

Contoh Berakhlak: Kita harus memiliki keberanian dan semangat dalam menghadapi tantangan, serta tidak mudah menyerah. Contohnya, jika menghadapi kesulitan dalam pelajaran, tetap berusaha dan tidak putus asa.

3. Al-Quddus (Allah Maha Suci)

Makna: Allah Maha Suci dari segala kekurangan dan kesalahan. Dia adalah Yang Paling Suci dan terlepas dari segala dosa.

Contoh Berakhlak: Kita harus menjaga kebersihan diri, lingkungan, dan hati kita. Contoh perilaku adalah membuang sampah pada tempatnya, menjaga kebersihan tempat ibadah, dan menjauhi perilaku buruk.

4. As-Salam (Allah Maha Pemberi Keselamatan)

Makna: Allah adalah Sumber Kedamaian dan Keselamatan. Dia memberikan kedamaian dan kesejahteraan kepada makhluk-Nya.

Contoh Berakhlak: Kita harus menjadi pribadi yang menyebarkan kedamaian dan berbuat baik kepada sesama. Misalnya, bersikap ramah, membantu teman yang kesulitan, dan menjaga kerukunan dengan keluarga dan teman.

5. Al-Mu'min (Allah Maha Pemberi Keamanan)

Makna: Allah adalah Pemberi rasa aman dan keselamatan bagi hamba-hamba-Nya. Dia melindungi kita dari segala bahaya.

Contoh Berakhlak: Kita harus melindungi orang lain dan memberikan rasa aman bagi mereka. Contoh perilaku adalah membantu teman yang sedang takut atau menghibur teman yang sedih agar merasa lebih nyaman dan aman.



Kesimpulan pembelajaran hari ini :

Alhamdulillah pada pembelajaran hari ini di kelas 4A, materi mengenai Teladan Mulia Asmaul Husna (Al-Malik, Al-Aziiz, Al-Quddus, As-Salam, dan Al-Mu'min) telah berjalan dengan lancer dan baik. 


Dari 27 peserta didik, sebanyak 23 siswa Alhamdulillah berhasil memahami materi Teladan Mulia Asmaul Husna. Namun, masih terdapat 4 peserta didik yang belum mencapai kriteria ketercapaian tujuan pembelajaran.

Berusahalah untuk dapat menjaga diri dari perbuatan yang tidak baik, yang tidak disukai

Allah SWT. Senantisa untuk menjadi diri lebih baik lagi.
Tetap semangat ....

Dan terus raihlah, gapailah prestasimu...


Wassalamu'alaikum